Kadis Kominfo Binjai Ikhsan Siregar
koranmonitor – BINJAI | Pemerintah Kota (Pemko) Binjai mulai melakukan penataan jaringan kabel fiber optik yang selama ini terpasang semrawut di udara dengan memindahkannya ke bawah tanah.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperbaiki estetika kota sekaligus mewujudkan tata ruang perkotaan yang lebih tertib, rapi, dan modern.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Binjai, Ikhsan Siregar, menjelaskan bahwa penataan jaringan kabel bawah tanah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemko Binjai dalam mendukung program pemerintah pusat serta mewujudkan visi pembangunan infrastruktur perkotaan yang terintegrasi.
Menurutnya, keberadaan kabel fiber optik yang menjuntai dan saling bertumpuk di sejumlah ruas jalan selama ini mengganggu keindahan wajah Kota Binjai. Karena itu, pemindahan jaringan telekomunikasi dari tiang udara ke bawah tanah menjadi salah satu langkah pembenahan infrastruktur perkotaan.
“Penataan ini bertujuan mengurangi kesemrawutan kabel di udara sekaligus menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih indah, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (3/11/2026).
Ikhsan mengatakan, dalam pelaksanaan proyek tersebut, Pemko Binjai telah berkoordinasi dengan sejumlah penyedia layanan telekomunikasi serta Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Provinsi Sumatera Utara.
Koordinasi dilakukan untuk memastikan proses pemindahan jaringan berjalan tertib dan tidak mengganggu pelayanan komunikasi maupun akses internet masyarakat. Selain itu, Pemko Binjai juga mendorong agar seluruh penyedia layanan jaringan yang beroperasi memiliki legalitas dan terdaftar di APJATEL.
“Kami telah berkoordinasi dengan penyedia layanan dan pihak terkait agar proses pemindahan jaringan berjalan lancar. Kami juga memastikan penyedia layanan jaringan memiliki legalitas yang jelas,” tegasnya.
Pengerjaan penataan jaringan kabel fiber optik tersebut telah dimulai sejak 20 Oktober 2026 di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, mulai dari kawasan Jalan Megawati hingga Tugu Binjai. Proyek tersebut diperkirakan berlangsung selama empat bulan.
Ikhsan memastikan penataan jaringan kabel akan dilaksanakan secara bertahap, terencana, dan berkelanjutan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Pemko Binjai berharap program tersebut dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menjadikan wajah kota lebih tertata dan modern. KM-andy/R

