Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak usai prarekonstruksi kasus pembunuhan wanita dalam kontainer, Jumat (13/3/2026). (Foto. KMC)
koranmonitor – MEDAN | Penyidik Satuan Reskrim Polrestabes Medan melakukan pra rekonstruksi kasus pembunuhan yang mayatnya dibuang menggunakan kotak kontainer (box) di Jalan Denai/Menteng VII, Gang Seroja, Kecamatan Medan Denai, Jumat (13/3/2026).
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, pra rekonstruksi yang dilaksanakan itu memperagakan sedikitnya 40 adegan, yang berlangsung di tiga tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencocokkan hasil pemeriksaan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dengan fakta di lapangan.
“Untuk lokasi pertama yang menjadi TKP adalah kamar hotel yang diduga menjadi tempat terjadinya pembunuhan terhadap korban Rahmadani Siagian. TKP kedua berada di pinggiran gerbang yang tidak jauh dari hotel tempat kejadian. Sementara lokasi ketiga berada di bantaran sungai yang menjadi tempat penemuan jasad korban,” katanya.
Calvijn mengungkapkan, pra rekonstruksi ini dilakukan untuk mengonfirmasi keterangan para saksi serta tersangka agar dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
“Maka dari itu penyidik ingin mengonfirmasi keterangan para saksi dan tersangka, dicocokkan untuk dilakukan pra rekonstruksi,” ungkapnya.
Sebelumnya, Polrestabes Medan dan Polsek Medan Area telah menangkap pelaku pembunuhan yang mayat korbannya dibuang menggunakan kotak box di Jalan Denai/Menteng VII, Kecamatan Medan Denai
“Benar, sudah ada yang diamankan dalam kasus penemuan mayat itu,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, Rabu (11/3/2026).
Namun, dia belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai identitas pelaku yang telah ditangkap tersebut.
“Masih dalam pemeriksaan. Nanti disampaikan,” imbuhnya.
Sementara, berdasarkan informasi yang didapat identitas pelaku itu berinisial SHR (19), warga Deli Serdang dan SAN (19), warga Kecamatan Medan Tembung.
Sedangkan identitas korban inisial RS (19), warga Gunting Saga Atas, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura). Korban berada di Kota Medan bekerja di toko ponsel. KM-ded/R

