koranmonitor –Ā MEDAN | Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr H Almuzzammil Yusuf mengenang kiprah para relawan PKS, yang terlibat dalam penanganan bencana banjir di sejumlah wilayah Sumatera dan Aceh pada November 2025 lalu.
Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan ke Sumatera Utara, Ahad (30/8/2026), sekaligus menegaskan pentingnya kehadiran kader di tengah masyarakat dalam menjalankan misi pelayanan dan kemanusiaan.
.
Menurut AMY, kerja-kerja kemanusiaan merupakan bagian dari tanggung jawab kader PKS sebagai pembawa risalah Islam yang rahmatan lil āalamin. Nilai tersebut tidak cukup diwujudkan melalui gagasan, tetapi perlu hadir dalam tindakan nyata, terutama ketika masyarakat menghadapi kesulitan dan membutuhkan pertolongan.
Dalam konteks itu, ia mengajak kader untuk memahami pengabdian melalui lima ruang kehidupan yang disebutnya sebagai ārumahā. Rumah pertama adalah keluarga sebagai tempat awal membangun nilai dan keteladanan. Selanjutnya, masjid menjadi rumah kedua untuk membangun kolaborasi dan jembatan hati dengan seluruh jamaah tanpa membedakan latar belakang organisasi maupun pilihan politik.
Rumah ketiga adalah tempat bekerja dan berkhidmat melalui partai, sedangkan rumah keempat adalah rumah kebangsaan. Adapun rumah kelima merupakan rumah kemanusiaan, tempat nilai Islam rahmatan lil āalamin diwujudkan melalui kepedulian dan keberpihakan terhadap sesama.
Bagi AMY, keterlibatan kader dan relawan dalam penanganan bencana menjadi salah satu gambaran nyata dari rumah kemanusiaan tersebut. Kehadiran mereka di tengah warga yang terdampak tidak hanya menunjukkan kepedulian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang langsung dirasakan.
āKetika kader dan relawan hadir membantu masyarakat yang terkena bencana, di situlah kita menghadirkan Islam yang rahmatan lil āalamin. Rumah kemanusiaan kita harus menjadi ruang untuk membangun kepedulian, memberikan pelayanan, dan hadir bersama masyarakat ketika mereka membutuhkan pertolongan,ā ujar AMY.
.
Kunjungan Presiden AMY ke Sumatera Utara sekaligus menjadi momentum untuk menguatkan kembali semangat pengabdian kader. Kiprah relawan dalam merespons bencana menjadi pengingat bahwa keberadaan partai di tengah masyarakat harus diterjemahkan melalui kerja nyata, kepedulian, dan pelayanan yang memberikan manfaat. KM-ded/R

