Barak Sabu Dekat TPA Binjai Timur Digerebek, Puluhan Bong Ditemukan Lalu Dibakar Polisi
koranmonitor – BINJAI | Pemberitaan mengenai keberadaan barak yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan narkotika di kawasan dekat Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Kecamatan Binjai Timur, langsung direspons cepat Polres Binjai.
Tak ingin lokasi yang disebut-sebut meresahkan warga itu menjadi tempat nyaman bagi para pengguna narkoba, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Binjai turun melakukan penyisiran dan penggerebekan, Jumat (18/9/2026).
Operasi tersebut dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Binjai AKP Ismail Pane, S.H., M.H., didampingi Kanit 1 Ipda M. Hidayat dan Kanit 2 Ipda Jun Fredy Sembiring bersama puluhan personel.
Informasi mengenai barak tersebut sebelumnya diberitakan salah satu media massa. Dalam pemberitaan itu, lokasi disebut berada di kawasan tersembunyi dekat TPA dan diduga dikaitkan dengan seorang pria berinisial UG.
Namun, dalam penindakan di lapangan, polisi menemukan lokasi yang disebut berada jauh dari permukiman warga dan cukup tersembunyi.
āPetugas gabungan langsung menyisir segala penjuru lokasi. Barak ini memang lokasinya tersembunyi dan jauh dari permukiman warga,ā ujar AKP Ismail Pane.
Menurut Ismail, kondisi geografis yang tertutup membuat lokasi tersebut diduga dimanfaatkan sebagai tempat mengonsumsi maupun melakukan transaksi narkotika.
Polisi kemudian melakukan penggeledahan terhadap sejumlah gubuk liar yang berada di kawasan tersebut. Hasilnya, petugas menemukan berbagai peralatan yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan sabu.
āKami menemukan puluhan alat isap sabu (bong), pipet, serta mancis yang diduga kuat digunakan para pelaku untuk mengonsumsi sabu secara rutin di lokasi tersebut,ā katanya.
Tak ingin lokasi itu kembali digunakan, polisi kemudian mengambil langkah tegas dengan membongkar dan membakar bangunan barak yang ditemukan di kawasan tersebut.
Bangunan yang diduga menjadi tempat berkumpul para pengguna narkoba itu akhirnya dilalap api hingga tidak lagi dapat digunakan.
āKami tidak menyisakan tempat sedikit pun agar tidak lagi dijadikan lokasi transaksi maupun konsumsi narkoba di kemudian hari,ā tegas Ismail.
Ia menegaskan, tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Binjai memutus ruang gerak penyalahgunaan dan peredaran narkotika, khususnya lokasi-lokasi tersembunyi yang berpotensi dijadikan tempat transaksi maupun konsumsi.
Ismail juga memastikan pihaknya tidak akan memberikan perlakuan khusus kepada siapa pun yang terlibat dalam kejahatan narkotika.
āTidak ada tebang pilih. Tidak ada perlakuan khusus, apalagi karpet merah untuk pelaku tindak kejahatan,ā tegasnya.
Menurutnya, penindakan tidak berhenti pada pembongkaran barak. Jajaran Satresnarkoba Polres Binjai akan terus melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang dicurigai menjadi tempat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
āKami akan terus menyikat habis para bandar dan pengedar yang ada di lapangan. Jangan coba-coba membangun kembali barak seperti ini, karena kami pasti akan bertindak tegas,ā ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat berperan aktif membantu kepolisian dengan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika di lingkungannya.
āSegera laporkan kepada kami melalui layanan Call Center Polri di nomor 110. Setiap informasi yang masuk akan kami tindak lanjuti secepat mungkin,ā pungkas Ismail.KM-Andy

