DPRD Medan Dengarkan LPJ Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 dari Wali Kota Medan

oleh -12 views

koranmonitor – MEDAN | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan menggelar Rapat Paripurna, dengan agenda mendengarkan Penjelasan Kepala Daerah terhadap Ranperda Kota Medan tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023, Senin, 27 Mei 2024.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE diwakilkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ihwan Ritonga, serta, Rajudin Sagala dan H T Bahrumsyah ini juga dihadiri oleh Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution dan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman serta jajarannya.

Dalam Rapat Paripurna tersebut, disampaikan beberapa substansi pokok Ranperda yang terdiri dari, Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus KAS, Laporan Perubahan Ekuitas dan Catatan Atas Laporan keuangan tahun 2023 yang dilampiri juga dengan laporan keuangan 3 perusahaan daerah.

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution

“Ruang lingkup dan materi pokok laporan pertanggungjawaban yang disampaikan cukup lengkap, transparan dan informatif. Sehingga menggambarkan seluruh capaian kinerja pengelolaan keuangan daerah Tahun 2023. Termasuk manfaat dan dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta kualitas pelayanan publik yang diselenggarakan,” jelas Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution.

Salam Ranperda Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 ini, juga disampaikan beberapa catatan pokok. Pertama, dari sisi pendapatan, secara akumulatif realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2023 tercatat sebesar Rp 5,8 Triliun lebih. Terdiri dari, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 2,4 Triliun lebih. Kemudian Pendapatan transfer sebesar Rp 3,2 Triliun lebih, dan lain-lain. Lalu pendapatan daerah yang sah sebesar-Rp 98,8 Miliar lebih.

“Dengan demikian, realisasi pendapatan daerah secara keseluruhan, tercatat mencapai 79,5 persen dari target yang ditetapkan,” ujar Bobby Nasution.

Rapat Paripurna Penjelasan Wali Kota Medan

Kemudian, kedua, dari sisi belanja daerah dijelaskan, secara akumulatif realisasi belanja daerah tahun anggaran 2023 tercatat sebesar Rp 6,2 Triliun lebih. angka itu terdiri dari, Belanja operasi sebesar Rp 4,7 Triliun lebih, Belanja modal sebesar Rp. 1,4 Triliun lebih.

“Dengan demikian, realisasi belanja daerah tahun anggaran 2023 tercatat mencapai 80.90 persen dari target anggaran yang ditetapkan,” paparnya.

“Ketiga, dari sisi pembayaran, realisasi pembiayaan. Dijelaskan bahwa, realisasi pembiayaan Netto tercatat sebesar Rp 548.5 Miliar. Dapat disampaikan, pengelolaan keuangan daerah yang cukup efektif ini, juga mampu menjadi stimulus perekonomian Kota Medan selama 2023 yang ditandai dengan capaian kinerja makro ekonomi kota yang cukup positif seperti, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,04 persen, PDRB (atas dasar harga berlaku) menjadi Rp 303,3 Triliun dan inflasi yang terkendali sebesar 2,19 persen,” imbuh Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution.

Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ikhwan Ritonga

Bobby Nasution juga menyampaikan, beberapa catatan penting untuk diperbaiki pada pelaksanaan APBD selanjutnya. Diantaranya, adanya kekurangan yang bersifat administratif. Termasuk juga sistem pengendalian internal yang harus lebih ditingkatkan.

Kemudian, diperlukan optimalisasi pendapatan daerah termasuk kolaborasi dan sinergitas dengan sumber-sumber pembiayaan lainnya. Selain itu, perlu ditingkatkan pengendalian yang semakin efektif untuk memastikan seluruh program strategis pembangunan Kota dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Dalam kesempatan yang sama, Bobby juga mengungkapkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) pelaksanaan APBD Tahun anggaran 2023 telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Sumatera Utara.

DPRD Kota Medan Rapat Paripurna Penjelasan dari Wali Kota Medan

“Sebagaimana diketahui bersama, BPK Sumut kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dengan demikian, selama 4 tahun berturut-turut, pemerintah Kota Medan bersama DPRD Kota Medan berhasil meraih Predikat Tertinggi dalam pemeriksaan laporan keuangan dari BPK. Ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah selama Tahun 2023 dapat diselenggarakan secara lebih berkualitas melalui prinsip akuntansi yang berlaku secara umum, serta transparan dan akuntabel,” paparnya.

“Untuk itu, melalui kesempatan ini saya secara khusus ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholder pembangunan Kota Medan. Khususnya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Medan, yang secara konstruktif selalu mendukung pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 dapat berjalan kolaboratif, efektif, efesien dan transparan, serta akuntabel,” pungkasnya.

Sementara itu, menanggapi LPJ Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 oleh Wali Kota Medan, Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga menyampaikan nantinya, fraksi-fraksi di DPRD Medan akan memberikan tanggapannya.

“(Predikat WTP) Tentu bagus. Kita apresiasi Pemko Medan Meraih WTP yang keempat kali. Harapan kita ke depan seterusnya Kota Medan lebih baik semakin maju.*