Anggota DPRD Medan Serap Aspirasi Warga Glugur Kota, Banjir dan Pengaspalan Jalan Jadi Prioritas

Spread the love

koranmonitor – MEDAN | Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos., menggelar reses Masa Sidang II Tahun 2026 untuk menyerap aspirasi masyarakat di Lingkungan XII, Kelurahan Glugur Kota, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (21/2/2026) pukul 10.00 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari banjir, perbaikan drainase, pengaspalan jalan lingkungan, hingga penghijauan kawasan bantaran sungai.

Reses tersebut turut dihadiri Camat Medan Barat Maswan Harahap, Lurah Glugur Kota Jukri, perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Sosial, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Camat Medan Barat, Maswan Harahap, dalam sambutannya mengapresiasi kinerja Lurah Glugur Kota yang dinilai aktif mengayomi masyarakat dan sigap menangani persoalan lingkungan, terutama saat terjadi banjir beberapa waktu lalu.

Menurutnya, lurah bersama perangkat kelurahan dan masyarakat turut berjibaku membersihkan material banjir yang sempat menggenangi sejumlah kawasan.

“Pak Lurah sangat dekat dengan masyarakat. Saat banjir kemarin, beliau turun langsung membantu membersihkan lingkungan bersama warga hingga kondisi kembali normal,” ujarnya.

Sementara itu, Antonius meminta masyarakat menyampaikan keluhan dan aspirasi secara jelas agar dapat segera ditindaklanjuti bersama OPD terkait. Politikus Partai NasDem tersebut juga membagikan lembar aspirasi yang dapat diisi warga terkait berbagai permasalahan di lingkungan masing-masing.

“Silakan tuliskan keluhannya secara jelas, di lingkungan mana dan apa permasalahannya. Dengan begitu, kami bisa menindaklanjuti bersama OPD terkait,” kata Antonius.

Pada kesempatan itu, Antonius juga menyerahkan bantuan tong sampah kepada masyarakat dan rumah ibadah sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan. Bantuan tersebut merupakan kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan.

Ia juga mengimbau warga untuk menjaga kebersihan drainase dengan tidak membuang sampah sembarangan, mengingat banjir sebelumnya dipicu oleh saluran air yang tersumbat.

Salah seorang warga, Hamdah Syarif, mengungkapkan kawasan Lingkungan XII rawan banjir, terutama di sekitar tikungan sungai menuju masjid setempat yang menyebabkan air meluap ke permukiman.

“Kami berharap Pemerintah Kota Medan dapat melakukan penanganan agar aliran sungai kembali normal sehingga banjir tidak terulang,” ujarnya.

Selain persoalan banjir, Hamdah juga meminta agar lapangan voli yang telah dimanfaatkan warga selama puluhan tahun tetap dipertahankan sebagai fasilitas umum. Aspirasi lain disampaikan Adi Kusuma yang berharap jalan di Lingkungan XII segera diaspal karena telah lama rusak.

Menanggapi hal tersebut, Antonius memastikan pengaspalan jalan akan segera dimasukkan dalam daftar survei.
“Paling lambat bulan Maret akan dikerjakan. Hari Senin langsung disurvei,” katanya.

Terkait banjir, Maswan Harahap menjelaskan penyebab utama banjir di kawasan tersebut adalah tikungan sungai yang cukup tajam sehingga saat debit air meningkat, aliran sungai meluap ke permukiman.

Menurutnya, pihak kecamatan telah mengusulkan pembangunan benteng atau tanggul pengarah aliran sungai melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan agar aliran air kembali mengikuti jalur sungai.

Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke parit maupun sungai. Selain itu, pihaknya siap mendukung program penghijauan di bantaran sungai melalui pengajuan resmi dari kelurahan dan kecamatan.

Antonius menambahkan, pihaknya bersama Partai NasDem dan masyarakat berencana melaksanakan penanaman pohon di kawasan bantaran sungai di Kecamatan Medan Barat sebagai langkah mengurangi risiko banjir sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan. KMC/R

Exit mobile version