Antisipasi AI, DPR Dorong Regulasi Pemilu 2029 Hadapi Dominasi Ruang Digital

Antisipasi AI, DPR Dorong Regulasi Pemilu 2029 Hadapi Dominasi Ruang Digital

Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin

koranmonitor – JAKARTA | Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menilai regulasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 harus mampu mengantisipasi perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang kini semakin masif digunakan di media digital.

Menurut Khozin, Pemilu 2029 akan memiliki karakter yang berbeda dibandingkan pemilu sebelumnya. Pertarungan narasi politik diperkirakan akan lebih banyak berlangsung di ruang digital seiring dominasi pemilih yang berasal dari kalangan generasi muda.

“Hingga saat ini, Indonesia belum memiliki peraturan tentang artificial intelligence. Padahal, AI telah membanjiri media digital kita,” kata Khozin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya merilis data sementara yang menunjukkan jumlah pemilih pada Pemilu 2029 diperkirakan mencapai 214,3 juta orang. Dari jumlah tersebut, generasi milenial mendominasi dengan porsi 32,13 persen, disusul generasi Z sebesar 24,56 persen.

Khozin menilai data tersebut harus menjadi perhatian dalam penyusunan regulasi pemilu yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Menurutnya, mayoritas pemilih berasal dari kelompok yang sehari-hari aktif memanfaatkan platform digital.

“Medan tempur Pemilu 2029 akan terjadi di ruang digital. Ini harus dibaca secara kritis oleh seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Meski demikian, Khozin menyambut positif dominasi pemilih muda pada Pemilu 2029. Ia menilai karakter generasi tersebut cenderung kritis, cerdas, serta memiliki tingkat literasi politik yang lebih baik.

Menurutnya, besarnya jumlah pemilih muda juga menjadi peluang untuk meningkatkan literasi politik masyarakat sekaligus memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.

“Di sisi lain, dominasi pemilih muda akan berpeluang dalam meningkatkan literasi politik dan penguatan demokrasi kita,” kata Khozin. KMC/R

Exit mobile version