koranmonitor – BINJAI | Kepanikan pecah di Jalan Raimin , Lingkungan VI, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Rabu (12/8/2026) petang. Api tiba-tiba membesar dan melahap bangunan rumah warga hingga sedikitnya tujuh unit terdampak.
Kobaran api pertama kali diketahui sekitar pukul 18.00 WIB. Kepulan asap tebal terlihat keluar dari salah satu rumah warga sebelum api membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
Warga yang menyaksikan kejadian sontak berteriak meminta pertolongan. Dengan peralatan seadanya, warga berjibaku mencoba menahan kobaran api sembari menyelamatkan anggota keluarga dan barang-barang yang masih bisa dievakuasi.
Dari tujuh rumah yang terdampak, enam unit dilaporkan habis terbakar. Sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian dapur.
Tujuh warga yang rumahnya terdampak masing-masing Yusrijal alias Kombes (52), Mishayanti (59), Rudi Hartono (50), Sri Wahyuni (56), Muslimin (59), Erwin Toni (50), dan Wandi (32).
Salah seorang saksi, Mishayanti, mengungkapkan dirinya pertama kali melihat kepulan asap yang semakin lama semakin tebal dari rumah Yusrijal. Dalam waktu singkat, api mulai terlihat dan merambat ke rumah di sekitarnya.
Saksi lainnya, Azra (21), anak Yusrijal, bahkan sempat berada dalam kondisi tertidur ketika kebakaran terjadi. Ia terbangun setelah dibangunkan orang tuanya.
Saat terbangun, api sudah membakar bagian kamar dan asbes rumah. Azra bersama keluarganya kemudian berusaha menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah.
Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh petugas, api diduga berasal dari korsleting arus listrik di rumah Yusrijal. Percikan api diduga menyambar dinding berbahan triplek, kemudian mengenai kasur berbahan busa sehingga api dengan cepat membesar.
Kobaran api selanjutnya merambat dan mengenai rumah-rumah tetangga.
Empat unit mobil pemadam kebakaran Kota Binjai dikerahkan ke lokasi. Petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 18.45 WIB.
Kapolsek Binjai Timur AKP Gusli Effendi mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel ke lokasi begitu menerima informasi kejadian.
“Personel langsung kita turunkan untuk melakukan pengamanan lokasi sekaligus membantu proses pemadaman. Kami juga berkoordinasi dengan BPBD dan PLN agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan aman,” ujar Gusli.
Selain membantu proses pemadaman, polisi melakukan pendataan terhadap korban dan saksi serta mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi.
“Korban jiwa nihil. Untuk kerugian materiel sementara diperkirakan sekitar Rp600 juta. Kita juga masih melakukan langkah-langkah penanganan dan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan kronologi serta penyebab kebakaran,” katanya.
Pasca api berhasil dipadamkan, perhatian beralih kepada warga yang kehilangan tempat tinggal.
Kalaksa BPBD Kota Binjai mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan terhadap warga terdampak dan mendirikan tenda darurat tidak jauh dari lokasi kebakaran.
“Setelah pemadaman selesai, BPBD langsung melakukan penanganan terhadap warga yang terdampak. Kita mendirikan tenda darurat untuk membantu menyediakan tempat sementara bagi warga yang rumahnya terbakar,” ujarnya.
Tenda tersebut didirikan di halaman rumah warga di Jalan Pimpong, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur.
“Lokasinya tidak jauh dari titik kebakaran. Untuk sementara tenda diperuntukkan bagi warga terdampak, sembari kami terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pihak terkait untuk kebutuhan penanganan berikutnya,” tambahnya.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, kebakaran meninggalkan kerugian besar bagi warga yang rumah dan harta bendanya dilalap api.
Hingga malam hari, situasi di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali. Petugas masih melakukan pengamanan serta pendataan, sementara dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik rumah. Pemeriksaan kabel, sambungan dan perangkat listrik secara berkala dinilai penting untuk mencegah potensi kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.KM-Andy
