koranmonitor – BINJAI | Wali Kota Binjai Amir Hamzah menerima audiensi jajaran kepengurusan baru DPC PDI Perjuangan Kota Binjai yang dipimpin oleh Ketua M. Syarif Sitepu. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Wali Kota Binjai dan menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan komunikasi antara partai politik dan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan itu, M. Syarif Sitepu memperkenalkan jajaran kepengurusan baru DPC PDI Perjuangan Kota Binjai serta menyampaikan komitmen partainya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Binjai dalam mendukung berbagai program pembangunan. Selasa, (10/3/2026).
Menurutnya, kerja sama antara partai politik dan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
āKami berharap dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Binjai dalam upaya membangun kota ini agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,ā ujar Syarif Sitepu.
Selain membahas sinergi pembangunan, pihak DPC PDI Perjuangan Kota Binjai juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi benteng sungai di Kampung Tanjung yang mengalami kerusakan akibat banjir besar. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan perhatian serius dan segera melakukan langkah perbaikan guna mengantisipasi kerusakan yang lebih parah.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Binjai Amir Hamzah yang hadir didampingi Kepala Badan Kesbangpol serta Asisten III Pemko Binjai menyampaikan ucapan selamat kepada M. Syarif Sitepu yang kembali dipercaya memimpin DPC PDI Perjuangan Kota Binjai untuk periode kedua.
Ia berharap kepengurusan baru tersebut dapat semakin memperkuat eksistensi PDI Perjuangan di Kota Binjai sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.
āSemoga kepengurusan baru ini mampu membawa PDI Perjuangan semakin besar di Kota Binjai serta memberikan manfaat bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,ā ujar Amir Hamzah.
Dalam audiensi tersebut, Wali Kota juga memaparkan sejumlah rencana program Pemerintah Kota Binjai dalam rangka pembenahan dan penataan kota. Salah satunya adalah rencana pembongkaran pulau jalan dari kawasan Bakso Mataram hingga Suzuya guna memperlancar arus lalu lintas dan memperbaiki tata ruang kota.
Selain itu, Pemko Binjai juga akan melakukan penataan infrastruktur perkotaan seperti perbaikan septic tank dan drainase di sepanjang Jalan Sudirman, pembenahan trotoar, pemasangan lampu penerangan jalan, serta penataan kabel listrik yang selama ini dinilai semrawut.
Amir Hamzah juga mendorong agar PDI Perjuangan Kota Binjai dapat merancang program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat sehingga kehadiran partai politik tidak hanya dalam ranah politik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan sosial masyarakat.
Menjawab aspirasi terkait perbaikan benteng sungai di Kampung Tanjung, Wali Kota menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur harus memperhatikan kewenangan masing-masing tingkatan pemerintahan, baik pemerintah pusat, provinsi, maupun pemerintah kota.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat serta merta melakukan perbaikan terhadap aset yang bukan menjadi kewenangannya karena berpotensi menimbulkan persoalan administrasi dan menjadi temuan dalam pemeriksaan.
Meski demikian, Pemko Binjai tetap membuka ruang koordinasi dengan pihak terkait agar permasalahan tersebut dapat ditangani sesuai prosedur dan kewenangan yang berlaku.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Binjai.KM-Andy

