koranmonitor – MEDAN | Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas 10 pelajar dari empat sekolah, yang mengikuti Program Pertukaran Pelajar Kota Medan–Ipoh, Malaysia Tahun 2026 di Balai Kota Medan, Selasa (22/9/2026).
Program tersebut akan berlangsung selama enam hari, yakni 25–30 September 2026. Para pelajar tidak hanya mengikuti kegiatan pembelajaran dan mengenal kehidupan masyarakat Ipoh, tetapi juga membawa misi memperkenalkan Indonesia, khususnya keberagaman dan budaya Kota Medan.
Rico Waas meminta para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan sekaligus membangun persahabatan dengan masyarakat Ipoh.
Ia menekankan, para pelajar harus menyadari bahwa selama berada di Malaysia mereka membawa identitas Indonesia. Karena itu, sikap, sopan santun, kedisiplinan dan kepercayaan diri harus ditunjukkan selama mengikuti program.
“Yang terpenting di dalam pertukaran pelajar ini adalah tidak lepas dari cinta tanah air kita. Kita membawa diri ke sana bukan hanya membawa tubuh dan pikiran, tetapi membawa label negara mana yang datang ke sana,” kata Rico didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Sofyan dan Kabag Kerja Sama Setda Kota Medan Sri Inderahayu.
Rico juga meminta para pelajar memperkenalkan kekayaan Kota Medan, mulai dari keberagaman suku, bahasa, tradisi, kesenian hingga kuliner. Menurutnya, keberagaman tersebut merupakan kekuatan yang perlu dibanggakan dan dikenalkan kepada masyarakat internasional.
“Datanglah dengan rasa percaya diri, datanglah dengan kesantunan, dengan kesopanan, dengan kebaikan. Buatlah rasa persahabatan yang baik, tapi kita jangan lupa juga membawa nama baik dari Indonesia itu sendiri,” pesannya.
Selain itu, Rico mengingatkan peserta agar memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan diri. Ia berharap pengalaman selama berada di Ipoh dapat membentuk kepercayaan diri, karakter, serta kemampuan para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Sementara itu, Sri Inderahayu mengatakan, 10 pelajar yang diberangkatkan terdiri atas lima putra dan lima putri dari empat sekolah. Mereka akan didampingi dua perwakilan Pemko Medan selama mengikuti program.
Sebelum keberangkatan, para peserta telah menjalani pembekalan selama lebih dari satu bulan. Mereka juga mengikuti latihan tari yang akan ditampilkan selama program serta dipersiapkan untuk mempresentasikan Indonesia, khususnya sejarah dan budaya Kota Medan, kepada masyarakat Ipoh.
Para peserta dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Penang, Malaysia. Dari Penang, perjalanan dilanjutkan melalui jalur darat menuju Kota Ipoh. KM-fah/R
