Bobby Nasution Imbau Sekolah di Sumut Terapkan PJJ Mulai 16 Oktober Akibat Kabut Asap

Bobby Nasution Imbau Sekolah di Sumut Terapkan PJJ Mulai 16 Oktober Akibat Kabut Asap

Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution  meluncurkan operasional 33 unit bus perintis gratis bagi pelajar di lima kabupaten di Sumatera Utara

koranmonitor -ASAHAN | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengimbau seluruh bupati dan wali kota mengantisipasi dampak kabut asap yang mulai memasuki wilayah Sumut. Sebagai langkah perlindungan kesehatan peserta didik, ia meminta sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Jumat (16/10/2026).

Imbauan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat peluncuran operasional bus perintis gratis bagi pelajar di halaman SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Jalan Dusun II, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026).

Bobby mengatakan, penerapan PJJ dilakukan untuk mengantisipasi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap. Meski kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dari rumah, ia menegaskan siswa tetap harus mengikuti pembelajaran.

“Untuk SMA, SMK, dan SLB, mulai besok saya harapkan sudah melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Anak-anak tetap belajar dari rumah, bukan libur, karena kita harus melindungi anak-anak dari paparan kabut asap,” ujar Bobby.

Selain meminta penerapan PJJ, Bobby mengimbau pemerintah kabupaten dan kota memantau perkembangan kualitas udara serta mengambil langkah antisipasi sesuai kondisi di wilayah masing-masing.

Ia juga meminta masyarakat melakukan upaya perlindungan kesehatan, termasuk menggunakan masker untuk mengurangi paparan kabut asap, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.

“Bupati/wali kota juga kami harapkan terus memantau perkembangan kondisi udara. Kita imbau juga masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah perlindungan kesehatan dengan menggunakan masker,” katanya.

Untuk mengatasi kabut asap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah mencoba melakukan modifikasi cuaca guna memicu turunnya hujan. Upaya tersebut sebelumnya dilakukan di Kabupaten Samosir dan direncanakan berlanjut ke sejumlah daerah lainnya.

“Kita telah mencoba modifikasi cuaca di wilayah Kabupaten Samosir dan direncanakan untuk dilanjutkan di daerah lain,” ungkapnya.

Pemprov Sumut juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terkait penanganan kabut asap, termasuk kemungkinan pemanfaatan teknologi pendukung untuk mengurangi dampaknya.

“Kita juga bersinergi dengan Provinsi Sumsel terkait pemanfaatan teknologi pendukung pengurangan asap,” tutup Bobby. KM-fah/R

Exit mobile version