koranmonitor – BINJAI | Seorang warga Kota Binjai, Sumatera Utara, Ardiansyah Putra (26), telah 47 hari ditahan di Phnom Penh, Kamboja, setelah terjaring operasi pemberantasan penipuan daring oleh aparat setempat pada Januari 2026. Ardiansyah diamankan dalam operasi yang menyasar praktik online scam di Phnom Penh. Dalam operasi tersebut, sebanyak 26 warga negara Indonesia (WNI) turut ditahan. Bardiah Ibu Kandung...
BINJAI
koranmonitor – BINJAI | Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Kota Binjai (BPKPAD) Kota Binjai tidak menghadiri sidang sengketa informasi publik yang digelar di Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara, Rabu (25/2/2026). Sidang tersebut dipimpin Ketua Majelis Komisioner Eddy Syahputra bersama dua anggota majelis, Muhammad Safii Sitorus dan Abdul Harris. Sidang berlangsung tanpa kehadiran pihak termohon, yakni BPKPAD Kota...
koranmonitor – BINJAI | Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, mendukung rencana pembangunan 100 unit rumah subsidi bagi wartawan di Kota Binjai, melalui program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Hal tersebut disampaikan Amir Hamzah saat menerima kunjungan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Binjai di ruang kerjanya, Senin (23/2/2026). Dalam pertemuan tersebut, Amir menyebut program Kementerian PKP yang menargetkan pembangunan...
koranmonitor – BINJAI | Momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan jajaran Polsek Binjai Timur untuk berbagi kepada masyarakat. Dipimpin langsung Kapolsek Binjai Timur AKP Gusli Effendi, personel bersama Bhayangkari turun ke jalan membagikan ratusan paket takjil kepada para pengguna jalan, Selasa (24/2/2026) sore. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB itu dipusatkan di Jalan Raimin Lingkungan VI, Simpang...
koranmonktor – BINJAI | Terdakwa kasus peredaran narkotika jenis sabu seberat 1 kilogram, Erina Sitapura yang saat penangkapan masih berstatus polisi aktif, dituntut pidana 17 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU). Tuntutan terhadap Erina lebih tinggi satu tahun dibanding tiga terdakwa lainnya, yakni Gilang Pratama, Ngatimin, dan Abdur Rahim yang masing-masing dituntut 16 tahun penjara. Selain pidana badan,...

