koranmonitor – BINJAI | Komisi II DPRD Kota Binjai berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit (RS) Latersia di Jalan Soekarno-Hatta Km 18, Kecamatan Binjai Timur.
Langkah ini menyusul ketidakhadiran manajemen rumah sakit tersebut dalam dua kali undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) tanpa memberikan konfirmasi.
Wakil Ketua II DPRD Kota Binjai, Hairil Anwar S.Pd.I., mengatakan ketidakhadiran manajemen RS Latersia membuat pembahasan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian Komisi II belum berjalan maksimal.
“Tidak ada konfirmasi kepada Komisi II DPRD Binjai mengenai alasan manajemen RS Latersia tidak hadir untuk kedua kalinya dalam undangan RDP di Kantor DPRD Kota Binjai,” ujar Hairil, Kamis (29/10/2026).
RDP yang dijadwalkan pada Rabu (28/10/2026) itu melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan, serta Dinas Perizinan Satu Pintu Kota Binjai. Pertemuan tersebut bertujuan mengklarifikasi sejumlah persoalan terkait operasional dan perizinan rumah sakit.
Adapun persoalan yang hendak dibahas meliputi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Sertifikat Laik Operasi (SLO), serta dugaan penahanan ijazah mantan karyawan.
Menurut Hairil, kehadiran manajemen RS Latersia diperlukan agar pihaknya dapat memperoleh penjelasan langsung mengenai persoalan tersebut sekaligus mencari solusi bersama instansi terkait.
“Pihak manajemen harus hadir agar Komisi II DPRD Binjai mendapat penjelasan langsung terkait persoalan izin IPAL, PBG, SLO, serta penahanan ijazah mantan karyawan,” katanya.
Hairil menegaskan, Komisi II DPRD Kota Binjai bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait akan segera menjadwalkan sidak ke RS Latersia. Pemeriksaan tersebut direncanakan untuk menindaklanjuti persoalan perizinan, terutama terkait IPAL dan SLO.
“Sudah dua kali manajemen RS Latersia dipanggil, tetapi tidak hadir dan tidak memberikan konfirmasi. Sebagai tindak lanjut, kami akan segera menjadwalkan sidak bersama dinas terkait untuk memeriksa persoalan izin IPAL dan SLO,” tegasnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari manajemen RS Latersia mengenai alasan ketidakhadiran mereka dalam dua kali undangan RDP tersebut. KM-andy/R
