Bulog Sumatera Utara Kebut Serap 108 Ribu Ton Gabah pada 2026

oleh

koranmonitor – MEDAN | Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) ditargetkan menyerap gabah petani sebanyak 108 ribu ton atau setara 54 ribu ton beras sepanjang tahun 2026.

Pemimpin Wilayah (Pinwil) Bulog Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan target tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan target penyerapan tahun 2025.

“Pada 2025, target penyerapan kami sebesar 54 ribu ton gabah atau setara 27 ribu ton beras setelah diolah,” ujar Budi Cahyanto di Medan, Minggu (4/1/2026).

Menurut Budi, konsumsi beras masyarakat Sumatera Utara rata-rata mencapai 105 ton per bulan, sementara produksi gabah di wilayah tersebut dalam setahun minimal 1,2 juta ton.

Berdasarkan data Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS), produksi gabah Sumut bahkan berada di kisaran 1,4 juta hingga 1,45 juta ton per tahun.

“Artinya terdapat surplus produksi. Surplus inilah yang diserap oleh Bulog untuk dijadikan stok cadangan,” jelasnya.

Secara nasional, Perum Bulog menargetkan penyerapan 4 juta ton setara beras pada tahun 2026.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (2/1/2026), menyampaikan bahwa selain penyerapan beras, Bulog juga merencanakan pembangunan 100 infrastruktur pascapanen.

Langkah tersebut ditujukan untuk memperkuat pengelolaan hasil pangan dari hulu hingga hilir.

“Penguatan infrastruktur pascapanen merupakan investasi strategis. Kami ingin hasil produksi petani tidak hanya terserap, tetapi juga terjaga mutunya dan memiliki nilai tambah,” pungkasnya. KMC/R