MEDAN | Rupiah terancam melemah karena ketegangan dagang dan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global yang meningkat mengurangi minat terhadap mata uang pasar berkembang.
Reseach Analist Forextime, Lukman Otunuga mengatakan, penghindaran risiko akan menekan mata uang pasar berkembang sepanjang pekan trading ini dan Dolar yang semakin stabil memicu tekanan turun.
“Prospek jangka pendek Rupiah semakin mengarah ke bawah walau, Bank Indonesia telah meningkatkan suku bunga sebanyak enam kali tahun ini,” katanya, Jumat (7/12/2018).
Sementara itu Federal Reserve diperkirakan akan memperketat kebijakan moneter di bulan Desember. Apakah BI akan mengejutkan pasar dengan mengambil langkah yang sama?
“Kenaikan suku bunga lagi dapat membatasi arus keluar modal dan mencegah defisit transaksi berjalan yang semakin memburuk, namun dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Untuk saat ini Rupiah yang melemah dapat mengantarkan USDIDR menuju 14600 di waktu dekat.red
koranmonitor - LABUSEL | Personel Polres Labuhan Batu Selatan (Labusel) menggelar doa bersama, dalam rangka…
koranmonitor - JAKARTA | Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN Viva Yoga Mauladi mengumumkan penonaktifan Eko…
koranmonitor - JAKARTA | Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI meminta para ketua umum partai…
koranmonitor - JAKARTA | Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, harga beras turun di 32…
koranmonitor - JAKARTA | Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan 16 organisasi keagamaan di kediamannya,…
koranmonitor - BINJAI | Kasus penemuan mayat wanita yang menggegerkan warga kos-kosan Jalan Tamtama, Kelurahan…