Evaluasi PAD 2026, Rico Waas Minta Bapenda Medan Agresif Kejar Target Pajak Daerah

Evaluasi PAD 2026, Rico Waas Minta Bapenda Medan Agresif Kejar Target Pajak Daerah

Wali Kota Medan Rico Waas dan Kepala Bapenda Medan M Agha Novrian.

koranmonitor – MEDAN | Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, meningkatkan kinerja dalam mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.

Ia menilai pola kerja yang dilakukan saat ini perlu diubah menjadi lebih agresif, terukur, dan berorientasi pada solusi.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat memimpin Rapat Evaluasi Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2026 di Balai Kota Medan, Rabu (7/10/2026). Rapat tersebut membahas evaluasi penerimaan pajak hingga triwulan ketiga 2026.

Di hadapan jajaran Bapenda, Rico menegaskan penerimaan pajak daerah memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan fasilitas umum dan pelayanan publik di Kota Medan.

Karena itu, ia meminta setiap persoalan yang ditemukan dalam proses pemungutan pajak tidak hanya dicatat, tetapi harus disertai tenggat waktu dan target penyelesaian yang jelas.

“Masyarakat itu bergantung sama kita agar pembangunan Kota Medan bisa berjalan dengan baik. Bicara Bapenda adalah akuntansi yang rigid dan tepat sasaran. Jangan kalau ada masalah lalu kita diam-diam. Harus ada deadline dan target solusi yang jelas,” tegas Rico.

Rico juga meminta Bapenda menyusun perencanaan penerimaan pajak berdasarkan formula akuntansi yang akurat. Menurutnya, target dan perencanaan tidak boleh hanya berdasarkan perkiraan.

Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian dalam rapat tersebut melaporkan, hingga 6 Oktober 2026 realisasi penerimaan pajak daerah telah mencapai 64,54 persen dari target Rp3,64 triliun.

Agha mengatakan Bapenda telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengoptimalkan penerimaan pajak, termasuk melalui inovasi berbasis digitalisasi.

“Untuk mengoptimalkan realisasi pajak daerah, kami telah meluncurkan sejumlah inovasi berbasis digitalisasi di antaranya QRESTO, SILEDAK, SI4P,” terang Agha. Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi. KM+fah/R

Exit mobile version