Ketua HMI Cabang Kabupaten Langkat Alfi
koranmonitor – LANGKAT | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langkat menanggapi pernyataan BAPERA yang mendesak Pemerintah Kabupaten Langkat agar segera merealisasikan pembangunan infrastruktur.
HMI menilai bahwa kritik merupakan bagian dari dinamika demokrasi, namun harus disampaikan secara proporsional dan tidak menggiring opini seolah-olah pemerintah daerah tidak bekerja.
Ketua Umum HMI Cabang Langkat Alfi Syahrin menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan pekerjaan instan. Setiap program harus melalui tahapan perencanaan, penganggaran, pembahasan teknis, hingga proses administrasi sesuai regulasi yang berlaku.
āKami menghargai perhatian BAPERA terhadap kondisi infrastruktur di Langkat. Namun kami juga meminta agar penyampaian kritik tidak dibangun dengan narasi yang terkesan menyudutkan. Bupati Langkat saat ini sedang menjalankan proses pembangunan sesuai mekanisme yang ada,ā tegasnya.
HMI Cabang Langkat menilai bahwa kondisi fiskal daerah, efisiensi anggaran, serta skala prioritas pembangunan menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan. Pembangunan harus dilakukan secara terukur dan berkelanjutan, bukan sekadar respons reaktif terhadap tekanan publik.
Lebih lanjut, Alfi menekankan bahwa kontrol sosial yang sehat semestinya disertai solusi konkret dan komunikasi yang terbuka. Jika terdapat titik-titik infrastruktur yang mendesak, maka ruang diskusi bersama pemerintah daerah adalah langkah yang lebih konstruktif.
Ia juga mengajak semua organisasi kepemudaan dan masyarakat untuk menjaga stabilitas daerah dan memberikan ruang kepada pemerintah dalam menuntaskan program pembangunan yang telah direncanakan.
āPembangunan Langkat adalah tanggung jawab bersama. Mari kita kawal dengan kedewasaan, bukan dengan narasi yang memperkeruh suasana,ā tutupnya.KM-red

