Pelaku Begal di Amplas Nyaris Tewas  Dihajar Massa

oleh -6.641 views

MEDAN | Aksi begal berujung amuk massa terjadi di Jalan SM Raja, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas Kamis (5/3/2020) sekira Jam 10.13 Wib.

Informasi diperoleh saat hendak merampas motor hasil kejahatannya, kedua pelaku malah menjadi sasaran amuk massa.

Begal nahas itupun babak belur nyaris tewas, setelah tertangkap warga. Keduanya pun harus dilarikan ke Rumah sakit untuk mendapat perawatan medis

Begal apes itu tak lain adalah
Leomat Sinurat (30) warga Jalan SM Raja Km 1 Kecamatan Medan Amplas, dan Arianto Pasaribu (36) warga Jalan Dame Titi Layang Kecamatan Patumbak

Cerita Peristiwa itu terjadi bermula, saat korban Tibob Pratama Ginting keluar dari sebuah gudang di Jalan SM Raja, dibawah fly Over Kecamatan Medan Amplas mengendarai sepeda motor Honda Beat BK4609 AFY dihentikan oleh dua orang pelaku mengenderai Suzuki Satria FU warna putih BK5911ADO

“Saya baru keluar dari salah sutu gudang. Nah, waktu mau pulang tiba-tiba dipepet dan sepeda motor saya dihentikan sama dua orang pelaku, Lalu salah seorang pelaku turun dari Sepeda motor, dan sepeda motor saya dimatikan, seraya menikam saya dengan obeng, saya berusaha menghindar sambil berteriak, aksi begal ini berhasil digagalkan setelah warga berdatangan, dan pelaku menjadi bulan bulanan warga yang kesal,’ uar Tibob.

Setelah kedua pelaku dilarikan kerumah sakit Medistra, yang berada di Jalan Sisingamangaraja Medan, dengan menggunakan becak bermotor.

Disaat itu pula, petugas kepolisian tiba dan melakukan intrograsi kepada kedua pelaku, namun salah seorang pelaku bernama Leonard Sinurat menyangkal kalau mereka begal, dan mengaku dirinya telah dianiaya oleh 4 orang karena salah paham.

“Awalnya kami melintas dari daerah Patumbak, menuju terminal Amplas. Tiba tiba ada ada pengendara sepeda motor keluar dari pergudangan dengan menggunakan sepeda motor beat warna merah putih. Saat itu pula pengendara itu berhenti dan menanyai kami, dengan bahasa kasar, namun karena kami tidak merasa punya masalah, kami pun menghindar. Namun tiba tiba datang sekelompok orang langsung menganiaya kami, dengan piasu dan kayu” akunya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Gindo Manurung menerangkan, kedua pelaku yang dirawat di rumah sakit adalah pelaku begal.

Dan saat ini korban juga telah membuat laporan ke polsek, dari tangan para pelaku, petugas menemukan satu buah obeng, sejumlah kartu ATM dan sepeda motor yang digunakan pelaku.

“Korban telah melaporkan kasus ini ke Polsek, saat ini korban masih buat laporan, sementara dua orang yang mengaku dianiaya ternyata pelaku begal, hal itu setelah kami melakukan olah Tkp dan mengkomportir kepada korban nya, mereka kita kenakan pasal 365 KUHP”, sebutnya.KM-red