Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merah di Medan Melonjak Hampir 100 Persen

Tren Penurunan Harga Cabai Berlanjut, Diproyeksikan Membaik pada Februari

Cabai merah

koranmonitor – MEDAN | Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, menyebut harga cabai merah di Kota Medan mengalami lonjakan signifikan pada awal pekan ini. Kenaikan harga bahkan mencapai hampir 100 persen dibandingkan dengan harga pada Jumat pekan lalu.

“Berdasarkan hasil pemantauan melalui PIHPS (Pusat Informasi Harga Pangan Strategis), harga cabai merah di Pusat Pasar naik dari Rp36 ribu per kilogram menjadi Rp70 ribu per kilogram hari ini,” ujar Gunawan dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, lonjakan harga tertinggi terjadi di Kota Medan, sementara sejumlah daerah lain di Sumatera Utara masih mencatat harga yang lebih rendah. Di Kota Sibolga, harga cabai merah rata-rata berada di angka Rp37 ribu per kilogram, Padangsidimpuan Rp37.500 per kilogram, dan Gunungsitoli sekitar Rp42.500 per kilogram.

Gunawan mengatakan kondisi tersebut berbeda dari biasanya, karena harga cabai merah di Medan umumnya tidak terpaut jauh dengan daerah lain di Sumut.

Berdasarkan temuan di Pasar Induk Lau Cih, kenaikan harga dipicu meningkatnya permintaan secara mendadak. Pedagang besar komoditas pangan dari wilayah Langsa dan Kuala Simpang disebut banyak melakukan pembelian cabai merah di pasar induk tersebut.

“Akibat tingginya permintaan dari luar daerah, harga cabai merah di Kota Medan naik cukup tajam, sementara di daerah lain tidak mengalami kenaikan signifikan,” katanya.

Ia menjelaskan, peningkatan permintaan lebih dipengaruhi oleh persiapan kebutuhan Idul Adha, bukan akibat pemadaman listrik massal yang sempat terjadi sebelumnya.

Meski demikian, Gunawan memproyeksikan kenaikan harga cabai merah hanya bersifat sementara dan berpeluang kembali turun dalam waktu dekat karena pasokan dinilai masih mencukupi.

Selain cabai merah, harga cabai rawit hijau juga mengalami kenaikan menjadi rata-rata Rp41.300 per kilogram.

Gunawan menambahkan, libur panjang Idul Adha diperkirakan tidak akan banyak memengaruhi pergerakan harga pangan selama sepekan ke depan. Pasokan dari petani disebut tetap aman dan aktivitas panen dipastikan tidak terganggu oleh jadwal libur instansi. KMC/R

Exit mobile version