Kabarnya, Polda Sumut Periksa Dewas BUMD FS Terkait Dugaan Korupsi di Dinas Perhubungan

koranmonitor – MEDAN | Polda Sumut kabarnya melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap dugaan korupsi, yang diduga terjadi di Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara. Kabarnya, Dewan Pengawas BUMD berinisial FS diperiksa oleh penyidik di Polda Sumut.

Dugaan korupsi ini terjadi pada satu proyek di Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, yang berkaitan dengan perkeretaapian. Tak tanggung-tanggung, dugaan korupsi pada proyek ini tembus miliaran rupiah.

Seorang sumber yang ditemui awak media mengatakan, Dewan Pengawas BUMD FS telah diperiksa oleh Polda Sumut. Pemeriksaan dikatakannya, sudah berlangsung beberapa bulan terakhir.

“Sudah diperiksa oleh Polda Sumut terkait dengan dugaan korupsi pada Dishub, proyek ini berkaitan dengan perkeretaapian di Sumatera Utara,” kata Sumber.

Secara detail, Sumber tidak mengetahui secara jelas, berapa anggaran dan judul pekerjaan pada proyek tersebut.

“Kalau anggaran belum tau detail sama kerjaannya apa,” ucapnya.

Kemudian, awak media mencoba untuk mendalami judul pada proyek yang diduga dikorupsi oleh FS. Ditemukan proyek pemasangan palang pintu pada lintasan kereta api yang dianggarkan oleh Dinas Perhubungan Sumut.

Nilai proyek pemasangan palang pintu kereta api ini mencapai Rp 3 miliar lebih. Kemudian, ditemukan pula kesalahan input pada proses tender proyek ini.

Di mana, judul pada proyek tersebut terjadi kekeliruan. Pegawai Dinas Perhubungan Sumut mengupload tender proyek untuk pemasangan palang pintu kereta api untuk daerah Kabupaten Karo.

Kenyataannya, sampai dengan saat ini tidak ada dioperasikan perlintasan kereta api dari Kota Medan ke Kabupaten Karo. Karena tidak adanya jalur kereta api ke Kabupaten Karo, muncul dugaan proyek fiktif yang terjadi.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan saat dikonfirmasi mengatakan, akan menanyakan terkait pemeriksaan FS ke Ditreskrimsus.

“Ini mau ditanya,” kata dia, melalui pesan singkat WhatsApp.

Sementara itu, Angga, mahasiswa di Kota Medan mendesak Polda Sumut untuk segera menyampaikan ke publik mengenai penyelidikan dugaan korupsi yang diduga dilakukan oleh Dewan Pengawas BUMD berinisial FS.

“Harus segara Polda Sumut sampaikan ke publik mengenai tindak lanjut dari hasil pemeriksaan terhadap dugaan korupsi yang diduga dilakukan oleh FS,” kata dia.

Kepada Polda Sumut, dirinya berharap bertindak secara transparan dalam melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi yang sedang ditangani.
Menurutnya, Polda Sumut harus berani dan tidak tebang pilih dalam memberantas tindakan mencela yang dapat menimbulkan kerugian negara.

“Polda Sumut jangan takut, kalau pun FS ini dekat sama Gubernur Sumut, jangan tebang pilih tetap kedepankan keadilan dalam upaya memberantas tindakan mencela,” ungkap dia. KMC/R

Exit mobile version