Site icon

Kabel Lampu di Underpass HM Yamin Medan Dicuri, Fraksi Gerindra DPRD Medan: Polisi Usut dan Tangkap Pelakunya

Kabel Lampu di Underpass HM Yamin Medan Dicuri, Fraksi Gerindra DPRD Medan: Polisi Usut dan Tangkap Pelakunya

Wakil Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Fauzi.

koranmonitor – MEDAN | Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, mendesak pihak kepolisian mengusut pencurian kabel lampu, di sekitaran underpass Jalan HM Yamin Medan. Karena peristiwa itu, dinilai merusak fasilitas yang ada di instruksi di Kota Medan.

Hal itu, diungkapkan oleh Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Fauzi. Ia mengatakan bila dilakukan pengusutan oleh polisi dan berhasil menangkap pelakunya. Pastinya, akan memberikan efek jerawat.

“Kalau bisa polisi usu pencurian kabel underpass dan lebih aktif untuk patroli, jangan di wilayah-wilayah padat penduduk saja. Karena sekarang maling-maling lampu, termasuk rayap besi dan kabel sudah mulai berani bukan hanya di kawasan padat penduduk saja, tapi sudah main ke kota juga,” kata Fauzi saat dikonfirmasi, Rabu 14 Januari 2026.

Fauzi mengungkapkan bila ada kabel lampu dicuri, artinya Kota Medan sudah tidak aman saat ini. Apa lagi, lampu jalan itu sebagai penerangan pada malam hari. Kalau lampunya padam, akan membahayakan masyarakat sebagai pengguna jalan.

“Kemudian, itu bisa memancing aksi kejahatan, pasti lama-lama akan ada di situ karena penerangan jalan tidak ada di situ,” tutur anggota Komisi I DPRD Kota Medan.

Politisi muda Partai Gerindra Kota Medan ini, mengingatkan kepada Pemko Medan, terutama Dishub Kota Medan, sebagai penanggung jawab sebagai Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), untuk segera memperbaiki dan mengganti lampu yang padam atau rusak. Jangan tunggu laporan masyarakat, baru direspons untuk dilakukan untuk perbaiki.

“Ini adalah kota kita jangan sampai seperti kota mati karena gelap. Masalah penerangan lampu atau LPJU itu di bawah Pemkot Medan atau Dishub Medan. Itu juga meminta Dishub jangan ada kesan pembiaran karena mereka ada anggaran untuk penanganan lampu. Jadi cepat ditangani, jangan menunggu pelaku ditangkap,” tegas Fauzi.

Fauzi juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat seluruh fasilitas umum dan infrastruktur yang di Kota Medan ini. Karena semua itu, dibangun menggunakan uang masyarakat Kota Medan.

“Kota Medan ini lambang kebesaran masyarakat Medan, jangan sampai kita dinilai oleh kota lain memang betul tidak aman, seharusnya menjadi contoh karena ini kota sudah cantik. Kalau bisa dijaga jangan sampai ada pembiaran. Aparatur pemerintah setempat juga harus aktif,” ucap Fauzi.

“Kalau masalah lampu tidak mungkin pihak kecamatan yang mengganti, jadi imbau untuk Dishub lebih peka. Harus ada tim kontrol dan survei di setiap titik Kota Medan,” tutur kembali Fauzi.

Sebelumnya, Wakil Walikota Medan, Zakiyuddin Harahap meninjau langsung kondisi underpass Jalan HM Yamin, Kota Medan, Senin malam, 12 Januari 2026. Karena, banyak lampu penerangan Jalan di sekitar underpass padam atau mati, karena kabelnya dicuri ‘Rayap Kabel’.

Zakiyuddin mengaku miris dengan kondisi lampu yang banyak yang mati, akibat kabel listrik lampu dicuri. Sehingga merugikan infrastruktur di Kota Medan, yang dibangun dengan dana miliar rupiah ini. Ia turun ke underpass ini, merespons laporan masyarakat terkait lampu padam ini.

“Saya bermohon untuk tidak lagi mengambil kabel-kabel. Karena apa?, nilai ini (pembangunan underpass) miliaran rupiah. Jangan hanya gara-gara Rp 50 ribu untuk narkoba rusak semuanya,” ucap Zakiyuddin dalam video peninjauan dikutip dari instagram Zakiyuddin Harahap, Rabu 14 Januari 2026.

Dalam video tersebut, seorang aparatur sipil negara (ASN) memperlihatkan bahwa kondisi lampu di sekitaran underpass mati karena kabelnya hilang dicuri.

“Ini pak Wawa, dijebolnya dan diboboknya ini. Dipecahkan orang itu (pelaku pencurian) pak,” ucap ASN itu.

Meski diupayakan oleh Pemko Medan tidak dalam menjaga dan merawat underpass. Tapi, kabel tetap jadi sasaran untuk dicuri.”Ini (tiang lampu di las), main dari bawah (kabelnya yang dicuri),” kata Zakiyuddin.

Mendengar laporan tersebut, Zakiyuddin terkejut. Ia menyarankan lampu yang mati dan kabel yang dicuri, segera diganti atau diperbaiki. Jangan sampai mengganggu lalu lintas masyarakat saat berkendara malam hari dan menimbulkan kriminalitas di kawasan underpass ini.

“Maupun apa dia, lampu jangan mati. Setiap ada lampu ini, buat aja CCTV pak. Ini orang luar melaporkan kepada saya, sudah dua kali loh. Ini sudah satu bulan lebih, bukan baru ini. Sudah 4 kali, dilakukan perbaikan,” kata Zakiyuddin kepada anggotanya.

Zakiyuddin mengungkapkan bahwa laporan Kadis PU Kota Medan dan Kadishub Kota Medan, penyebab lampu di sekitaran underpass mati, karena kabelnya hilang dicuri.

“Menurut Kadis ini, (kabelnya) sudah dicuri juga oleh oknum-oknum yang curi kabel. Gara-gara kabel, ini lampu mati dan ini masih dalam pemeliharaan,” ucap Zakiyuddin. KMC/R

Exit mobile version