koranmonitor – MEDAN | Rico Tri Putra Bayu Waas menginstruksikan percepatan revitalisasi Stadion Teladan di Medan. Ia meminta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota Medan segera berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, untuk memastikan sinkronisasi pengerjaan fisik di lapangan.
Instruksi tersebut disampaikan Rico Waas saat memimpin rapat paparan progres revitalisasi Stadion Teladan bersama Kepala Dinas PKP2R Kota Medan, John Ester Lase, di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jumat (13/3/2026).
Dalam rapat itu, Rico Waas meminta laporan perkembangan pekerjaan yang telah dilaksanakan pihak kementerian, mengingat sebagian proyek dikerjakan menggunakan anggaran APBN.
“Kami minta Dinas PKP2R melaporkan progres yang sudah dilaksanakan pihak kementerian. Karena kita baru bisa bekerja apabila proyek dari APBN itu sudah diselesaikan. Kita ingin mengejar pengerjaannya,” kata Rico Waas.
Ia menjelaskan percepatan revitalisasi diperlukan karena Stadion Teladan direncanakan menjadi salah satu venue ajang sepak bola internasional AFF Cup.
“Seperti rencananya Stadion Teladan akan menjadi venue Piala AFF. Mudah-mudahan bisa terlaksana,” ujarnya.
Meski demikian, Rico Waas menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak boleh mengabaikan aspek keselamatan konstruksi. Menurutnya, stadion merupakan fasilitas publik yang akan menampung ribuan orang sehingga standar keamanan harus menjadi prioritas utama.
“Yang terpenting seluruh pengerjaan harus mengutamakan keselamatan. Jangan karena mengejar waktu, keselamatan masyarakat justru dikorbankan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PKP2R Kota Medan John Ester Lase mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan wali kota terkait percepatan dan koordinasi dengan pemerintah pusat.
“Segera kita tindaklanjuti apa yang menjadi atensi dari Bapak Wali Kota Medan,” ujarnya didampingi Pelaksana Harian Kepala Bidang Penataan Kawasan Permukiman dan Bangunan Pemerintah, Syahrial. KM-fah/R
