Oknum guru pengedar narkotika diamankan Polda Sumut. (Foto. KMC)
koranmonitor – MEDAN | Direktorat (Dit) Reserse Narkoba Polda Sumut mengamankan seorang oknum guru berinisial AS (39), karena kedapatan hendak mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu seberat lebih 2 kg dan ribuan butir pil diduga ekstasi.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, Senin (13/4/2026) menjelaskan, tersangka ditangkap di kawasan Simpang Tuntungan, Desa Pancur Batu, Kecamatan Medan Tuntungan, Kabupaten Deli Serdang pada Jumat (3/4/2026) dini hari.
“Berdasarkan laporan masyarakat, tim langsung melakukan penyelidikan dan observasi di lapangan. Selanjutnya petugas melakukan teknik pembelian terselubung hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka,” jelas Andy.
Dalam upaya pengungkapan itu, polisi terlebih dahulu melakukan transaksi terselubung dengan membeli sabu seberat sekitar 50 gram dari tersangka. Setelah sepakat, petugas langsung mengamankan tersangka.
Petugas kemudian melakukan pengembangan ke rumah tersangka, dan kembali menemukan sejumlah barang bukti dalam jumlah besar.
Adapun total barang bukti yang diamankan antara lain, sabu seberat 1.014,7 gram dibungkus plastik klip, serta satu paket sabu lainnya seberat 1.096,6 gram dalam kemasan bermerek tertentu. Petugas juga menyita 2.000 butir pil hijau diduga narkotika jenis ekstasi.
Turut juga diamankan sejumlah alat diduga digunakan untuk aktivitas peredaran, seperti timbangan elektrik, plastik klip kosong, sendok, serta satu unit telepon genggam dan sepeda motor.
Hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang pria berinisial R yang saat ini masih dalam penyelidikan (buron).
“Tersangka mengaku mendapatkan sabu sebanyak dua kilogram dengan harga Rp250 juta per kilogram, dan berencana menjualnya kembali dengan keuntungan sekitar Rp10 juta per kilogram. Untuk pil ekstasi juga diperoleh dari jaringan yang sama,” ungkap Andy.
Petugas sempat melakukan pengembangan untuk menangkap pemasok tersebut, namun yang bersangkutan tidak berada di lokasi saat didatangi. KM-ded/R

