koranmonitor – LAS VEGAS | Jeka Saragih berhasil melalui debut mengesankan di UFC Vegas 82 dengan kemenangan KO atas Lucas Alexander hanya dalam kurun waktu 91 detik.
Sejak pertarungan dimulai, Jeka memang aktif berusaha mencari celah di pertahanan Alexander. Alexander yang unggul jangkauan sempat mencoba melakukan gerakan untuk take down tetapi bisa dihambat oleh Jeka.
Jeka sempat terkena pukulan tangan kiri Alexander. Namun Jeka tidak goyah dan terus berdiri.
Alexander lalu mencoba lebih agresif dengan terus menekan Jeka. Tukar pukulan lalu terjadi dan Alexander terjatuh.
Jeka Saragih melihat momen itu sebagai peluang emas. Ia coba menekan Alexander yang masih dalam posisi terjatuh di matras.
Alexander lalu berupaya berdiri dan berlari membelakangi Jeka untuk kembali mengambil jarak. Jeka melihat peluang bagus untuk melepaskan pukulan. Pukulan kanan Jeka menghantam telak wajah Alexander
Alexander kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Jeka lalu melontarkan kombinasi serangan lewat pukulan dan wasit menghentikan pertandingan serta menyatakan Jeka Saragih menang KO.
Jeka Saragih pun sukses memulai debutnya di UFC dengan kemenangan fantastis. Kemenangan KO di ronde pertama ini bisa jadi modal berharga dan meningkatkan kepercayaan diri Jeka untuk laga-laga berikutnya.
Usai dinyatakan meraih kemenangan KO, Jeka menjelaskan kemenangan yang ditorehkan dalam waktu 91 detik pada debut di UFC itu bisa terjadi setelah melewati perjalanan panjang.
“Ini pekerjaan yang sangat panjang dan ini juga dibantu dengan coach Marc [Fiore] dan manajer Graham Boyland, dan teman-teman di MMA Academy, teman-teman terima kasih,” kata Jeka dalam wawancara singkat di dalam octagon.
Jeka Sarih yang memiliki nama lengkap Jeka Asparido Saragih adalah atlet bela diri Batam Fighter Club (BFC) asal Dusun Bah Pasussang, Sumatera Utara.
Jeka sudah tertarik menekuni olahraga seni bela diri sejak masih duduk di bangku SMA.
Sempat bekerja di galangan kapal di batam dan menjadi atlet wushu, Jeka pernah mencatat prestasi menjuarai kelas ringan MMA One Pride kelas 70 kg.
Pada Juli 2018, putra Simalungun ini diminta untuk membawa api obor Asian Games yang berkeliling ke Sumatera Utara. Jeka saat ini mengukir sejarah menjadi orang Indonesia pertama yang mendapatkan kontrak UFC dan menang di UFC. KMC/cnnindonesia






