koranmonitor – TAPTENG | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution merespons langsung keluhan warga, terkait bantuan pascabencana saat melakukan kunjungan kerja di Desa Lubukampolu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Senin (13/4/2026).
Sejumlah warga mengaku belum menerima bantuan jatah hidup (Jadup) dan hunian sementara. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bobby Nasution menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah menyiapkan anggaran dan berkomitmen menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.
“Untuk bantuan itu anggarannya sudah ada. Kami dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) tinggal menunggu datanya. Jadi jangan dibilang kami nggak ngasi (menyalurkan). Makanya tanya ke Pak Camat,” ujar Bobby Nasution saat meninjau pembangunan tanggul Sungai Badiri.
Ia menekankan pentingnya validitas data sebagai dasar penyaluran bantuan. Sejak bencana hidrometeorologi melanda Sumut, Bobby Nasution disebut aktif turun langsung ke berbagai daerah, termasuk Tapteng, guna memastikan proses mitigasi hingga pemulihan berjalan optimal.
“Itu sudah disampaikan dari Kementerian Dalam Negeri, bahwa soal bantuan perlu data yang valid. Dan itu datanya ada di kabupaten/kota, dimana ada beberapa daerah yang cepat menerima bantuan. Tetapi ada juga yang belum menerima. Kami dari provinsi (perannya) terus melakukan pendampingan, seperti di Tapteng termasuk yang paling sering kami dampingi,” tegasnya.
Menurut Bobby Nasution, data korban bencana tidak hanya berdasarkan jumlah jiwa, tetapi juga harus memuat klasifikasi kerusakan hunian secara detail, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.
“Kalau ada yang bilang mereka layak mendapatkan bantuan (hunian), itu klasifikasinya kembali lagi ke pemerintah setempat, bagaimana mereka melihat itu. Misalnya ada yang rusak ringan dan tidak harus pindah, ada yang rusak berat dan sebagainya. Nah itu tergantung dari Kepala Desa, Camat dan Bupati, termasuk data keriguan mebeuler (perabotan rumah tangga),” jelasnya.
Terkait keluhan warga yang belum menerima bantuan, Gubernur menyampaikan pesan tegas kepada seluruh jajaran pemerintah daerah agar lebih serius dan konsisten dalam melakukan pendataan.
“Pesan saya untuk kepala desa, camat dan kepala daerah, sering-sering melototi (memeriksa) data masyarakat. Kalau bisa saat bangun tidur atau sebelum tidur. Dicek datanya, berapa yang belum dapat bantuan. Itu jadi menu harian dan alaram pagi, alarm tidur malamnya itu,” pungkasnya.
Usai peninjauan di Kecamatan Badiri, Gubernur Bobby Nasution melanjutkan kunjungan kerja ke Kecamatan Tukka, Tapteng. KM-fah/R
