Rico Waas Gelar Sapa Warga Malam Hari, Keluhan Banjir hingga Jalan Rusak Jadi Aspirasi

koranmonitor – MEDAN | Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyerap langsung aspirasi masyarakat melalui kegiatan Sapa Warga di Jalan Selamat Pulau, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (31/10/2026) malam.

Sejumlah persoalan mulai dari banjir, kerusakan jalan, lampu penerangan jalan umum (PJU), hingga pengangkutan sampah disampaikan warga.

Kegiatan yang biasanya digelar setiap Sabtu pagi itu sengaja dilaksanakan malam hari agar Rico dapat berdialog langsung dengan masyarakat dan mengetahui persoalan di lingkungan warga tanpa hanya mengandalkan laporan berjenjang dari perangkat daerah.

“Saya enggak mau hanya sekadar dengar laporan saja. Dari lurah ke camat, camat ke OPD, lalu ke saya sudah kejauhan. Kadang-kadang enggak bisa saya lihat langsung,” ujar Rico di hadapan warga.

Dalam dialog yang berlangsung melalui empat sesi tanya jawab, persoalan banjir menjadi salah satu keluhan utama masyarakat. Warga menyebut kawasan Sitirejo III dapat terendam hanya dalam waktu sekitar 30 menit ketika hujan turun.

Menanggapi hal tersebut, Rico menjelaskan Pemko Medan sedang membangun drainase di Jalan Garu IIB, sekitar 200–300 meter dari lokasi kegiatan. Pembangunan itu bertujuan menghubungkan aliran air ke sungai di bagian belakang serta menembus Parit Sulang Saling.

Pemko Medan juga akan melakukan normalisasi Parit Sulang Saling. Berdasarkan hasil peninjauan, sedimentasi telah mengurangi kapasitas saluran sehingga ruang aliran air tersisa sekitar 30–60 sentimeter.

“Artinya, sekitar 30 sentimeter itu adalah sedimentasi, jadi ruang air mengalir jadi sempit. Ini harus segera kita benahi,” katanya.

Selain banjir, warga juga mengeluhkan lampu jalan yang mati di kawasan Gang Sawah. Menanggapi keluhan Nurhabibah, Rico langsung menginstruksikan Kepala Dinas Perhubungan untuk segera melakukan perbaikan.

“Malam ini langsung dipasang,” tegasnya.

Keluhan terkait penumpukan sampah akibat keterbatasan armada becak pengangkut sampah juga disampaikan Jumadi. Rico mengatakan Pemko Medan akan menambah armada becak sampah tahun ini untuk mengoptimalkan pelayanan pengangkutan sampah di lingkungan masyarakat.

“Akan ada penambahan becak sampah untuk menutupi kekurangan selama ini. Sehingga nantinya dapat mengakomodasi pengangkutan sampah secara rutin. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Sementara itu, menanggapi keluhan Sumiati Pasaribu terkait kondisi jalan di Gang Melur, Rico menyatakan perbaikan akan dilakukan melalui pemasangan paving block pada November 2026.

Rico menjelaskan, setiap aspirasi masyarakat memiliki tahapan penyelesaian berbeda, mulai dari jangka pendek, menengah, hingga panjang. Persoalan yang dapat ditangani segera akan langsung dikerjakan, sedangkan pekerjaan yang membutuhkan waktu dan perencanaan akan dimasukkan dalam program pembangunan tahun berikutnya.

“Setiap aspirasi yang kami terima ada yang jangka pendek, jangka menengah hingga jangka panjang penyelesaiannya. Jangka pendek bisa langsung dikerjakan, jangka menengah butuh waktu seminggu atau bahkan sebulan, sedangkan jangka panjang akan kita masukkan ke dalam perencanaan di tahun depan,” jelasnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat berupa beras, tas sekolah, perlengkapan pos kamling, dan mesin jahit.

Turut hadir anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi, unsur Muspika Kecamatan Medan Amplas, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan. KM-fah/R 

Exit mobile version