Wali Kota Medan Rico Waas Temukan 385 Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak hingga Tak Berpelat
koranmonitor – MEDAN | Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menemukan sejumlah kendaraan dinas Pemerintah Kota (Pemko) Medan belum membayar pajak. Selain itu, terdapat kendaraan yang tidak dilengkapi pelat nomor dan kaca spion.
Temuan tersebut didapati saat Rico memimpin Apel Kendaraan Dinas dan Operasional Pemko Medan di halaman Lotte Grosir Medan, Selasa (6/10/2026). Dalam kegiatan itu, sebanyak 385 kendaraan dari sekitar 5.000 kendaraan dinas dan operasional Pemko Medan dikumpulkan untuk diperiksa.
Rico menegur langsung pengguna kendaraan yang ditemukan bermasalah dan meminta persoalan tersebut segera diselesaikan.
āKenapa pajak kendaraan ini tidak dibayar? Kenapa dibiarkan tanpa plat dan kaca spion?ā tegas Rico.
Didampingi Pj Sekda Erfin Fachrurrazi dan Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Suluh Aulia Harahap, Rico memeriksa kendaraan satu per satu. Pemeriksaan mencakup sepeda motor operasional hingga tingkat kelurahan, mobil operasional kecamatan, serta kendaraan yang digunakan kepala dinas, sekretaris dan kepala bidang.
Dari pemeriksaan tersebut, persoalan ditemukan tidak hanya pada sepeda motor, tetapi juga kendaraan roda empat. Rico turut memeriksa kabin, bodi dan mesin mobil dinas camat. Salah satunya, kendaraan dinas Camat Medan Area diketahui belum membayar pajak.
Menurut Rico, persoalan administrasi maupun kondisi kendaraan dinas tidak boleh dibiarkan. Sebab, kendaraan tersebut merupakan aset pemerintah yang harus dirawat dan dikelola dengan baik.
āBagaimana kalau tidak kita periksa hari ini? Persoalan ini bisa sampai bulan depan, tahun depan, lima tahun ke depan, bahkan bisa sampai sepuluh tahun,ā ujarnya.
Rico mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan pengelolaan kendaraan dinas Pemko Medan masih perlu dibenahi. Selain administrasi, perawatan kendaraan di organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan juga menjadi perhatian.
āDari tinjauan saya secara langsung, banyak sekali kendaraan dinas ini, terutama sepeda motor tadi yang mati, secara platnya mati, mungkin pajaknya belum dibayarkan,ā katanya.
Ia menegaskan kendaraan dinas harus tertib administrasi, terawat dan digunakan oleh pihak yang berhak. Kendaraan tersebut juga tidak boleh dipindahtangankan maupun digunakan untuk kepentingan pribadi.
Rico meminta seluruh OPD segera mengecek kendaraan yang berada di bawah tanggung jawab masing-masing. Langkah tersebut dilakukan agar persoalan aset tidak kembali menjadi temuan dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
āHari ini, ini baru 385. Kami minta seluruh OPD untuk mengecek semuanya. BKAD tugasnya di beberapa waktu ke depan untuk mengecek secara keseluruhan,ā pungkasnya. KM-fah/R

