koranmonitor – BINJAI | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djoelham Binjai terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Salah satu terobosan yang segera diwujudkan adalah pengoperasian layanan Catheterization Laboratory (Cathlab), fasilitas medis modern yang memungkinkan penanganan penyakit jantung, termasuk pemasangan ring jantung, dilakukan langsung di Kota Binjai.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Djoelham Binjai, drg. Doni Asrin, mengatakan kehadiran Cathlab menjadi langkah strategis untuk mendekatkan layanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat. Selama ini, banyak pasien jantung harus dirujuk ke Kota Medan, bahkan hingga ke Penang, Malaysia.
“Insyaallah pada Agustus atau September 2026 layanan Cathlab sudah mulai beroperasi. Peralatannya sudah tiba dari Kementerian, sementara kami menyiapkan sarana pendukung agar pelayanan dapat segera dimulai. Harapan kami, masyarakat Binjai tidak perlu lagi jauh-jauh ke Medan atau Penang untuk mendapatkan tindakan jantung,” ujar Doni, Rabu (22/7/2026).
Menurut Doni, kehadiran Cathlab bukan sekadar menambah fasilitas baru, tetapi menjadi bagian dari transformasi besar RSUD Djoelham dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, lengkap, dan berkualitas.
“Kami ingin masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang semakin baik di rumah sakit daerah. Dengan fasilitas yang memadai, pasien bisa mendapatkan penanganan lebih cepat tanpa harus menunggu rujukan ke luar kota,” katanya.
Selain menghadirkan layanan baru, RSUD Djoelham juga melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana rumah sakit. Doni menilai kenyamanan lingkungan rumah sakit menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Kami membenahi tampilan fisik rumah sakit agar lebih nyaman, bersih, dan representatif. Rumah sakit yang tertata dengan baik akan memberikan rasa tenang bagi pasien maupun keluarga saat menjalani proses pengobatan,” ungkapnya.
Di sisi lain, Doni menegaskan bahwa peningkatan pelayanan tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga kualitas sumber daya manusia. Ia memastikan para dokter di RSUD Djoelham memiliki kompetensi yang baik, sementara jajaran perawat terus didorong untuk meningkatkan empati dan pelayanan kepada pasien.
“Dokter-dokter kami memiliki kemampuan yang sangat baik. Yang terus kami perkuat adalah budaya pelayanan, terutama membangun empati perawat kepada setiap pasien agar mereka merasa dilayani dengan sepenuh hati,” tegasnya.
Tak hanya itu, RSUD Djoelham juga berupaya meningkatkan ketersediaan obat-obatan agar kebutuhan pasien dapat terpenuhi secara optimal. Doni meminta masyarakat memberi waktu kepada manajemen untuk menyelesaikan berbagai pembenahan yang sedang berjalan.
“Saya memohon dukungan masyarakat. Beri kami kesempatan untuk terus berbenah. Target kami adalah menjadikan RSUD Djoelham sebagai rumah sakit kebanggaan masyarakat Binjai dengan pelayanan yang profesional, fasilitas yang lengkap, dan pelayanan yang humanis,” pungkas Doni.
Dengan berbagai langkah pembenahan tersebut, RSUD Djoelham Binjai menegaskan komitmennya menjadi rumah sakit rujukan yang mampu memberikan layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Kota Binjai dan wilayah sekitarnya. Kehadiran Cathlab diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan layanan kesehatan jantung di daerah sekaligus mengurangi ketergantungan pasien terhadap rumah sakit di luar kota.KMN-Nasti
