Categories: ASAHAN

Sedimentasi Sei Asahan & Sei Silau Butuh Penanganan Krusial

ASAHAN | Kerusakan infrastruktur ditambah timbulnya wabah penyakit, serta terganggunya aktivitas pendidikan dan perekonomian masyarakat, merupakan sekelumit akibat yang timbul bila bencana banjir datang.

Di Kabupaten Asahan, bencana banjir acap kali datang bila, Sei Asahan dan Sei Silau tak mampu menampung debit air dikarenakan penumpukan pasir atau sedimentasi yang terjadi.

Terkait hal itu, Pemkab Asahan bekerja sama dengan Pemko Tanjung Balai dan LPPM Universitas Sumatera Utara (USU), menggelar seminar nasional tentang sedimentasi Sei Silau dan Sei Asahan di Aula Hotel Sabty Garden Kisaran, Senin (13/1/2020).

Dalam Seminar tersebut tampak hadir perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, perwakilan Kementerian PUPR Ri, perwakilan Kementerian Perdagangan RI.

Lalu, Perwakilan Kementerian Perhubungan RI, Ditreskrimsus Polda Sumut, Bupati Asahan, Walikota Tanjung Balai, Forkopimda Asahan dan Tanjung Balai, Anggota DPRD Sumut dan LPPL USU.

Bupati Asahan H. Surya menuturkan, tahun 2018, banjir Sei Asahan telah terjadi 15 kali pada 6 titik, dengan tinggi rata-rata genangan mencapai 80 cm.

Banjir tersebut telah menyebabkan 173.910 m2 areal pemukiman tergenang, dan menimbulkan kerusakan pada 2.541 rumah, 9.175 meter jalan lingkungan, 3 unit jembatan dan 8 unit sekolah.

Banjir yang terjadi juga menyebabkan 78 penduduk terserang penyakit, dan 500 nelayan mengalami gangguan perekonomian.

Untuk itu, Surya berharap bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian terkait, agar normalisasi terkait sedimentasi Sei Asahan dan Sei Silau dapat segera ditindak lanjuti.

“Tingginya sedimentasi di Sei Asahan sangat mengganggu kesehatan dan perekonomian masyarakat. Untuk itu Sei Asahan perlu segera dinormalisasi “, ujar Surya.

Selanjutnya Surya juga berharap, seminar ini melahirkan gagasan, solusi serta upaya dari semua pihak untuk lakukan penanganan terkait sedimentasi Sei Asahan.KM-Irf

admin

Recent Posts

Pengamat Ingatkan DPR: Jaga Ucapan, Jangan Tantang Rakyat

koranmonitor - JAKARTA | Gelombang aksi intensifikasi yang terjadi di berbagai daerah dalam beberapa hari…

7 jam ago

Penahanan 8 Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Batubara Rp43,7 Miliar, Modus Kurangi Volume Pekerjaan

koranmonitor - MEDAN | Penyidik ​​Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati…

10 jam ago

Kapolda Sumut Apresiasi Mahasiswa dan Ojol Gelar Unjuk Rasa Damai

koranmonitor - MEDAN | Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menyampaikan, terima kasih…

20 jam ago

Didukung Ratusan Jurnalis, Syaifullah Calon Kuat Ketua Forum Wartawan Pemprov Sumut

koranmonitor - MEDAN | Dukungan besar terus mengalir kepada Syaifullah sebagai calon Ketua Forum Wartawan Pemprov…

21 jam ago

Tangis Keluarga Pecah, Saat Mayat Dewi Ditemukan Meninggal Dunia di Kosan Tamtama Binjai

koranmonitor - Binjai | Suasana haru menyelimuti RSUD Djoelham Binjai. Keluarga Atmini alias Dewi (32),…

22 jam ago

Ratusan Driver Ojol Datangi Mako Brimobda Sumut, Doakan Almarhum Affan Kurniawan

koranmonitor - MEDAN | Ratusan driver ojek online (ojol) mendatangi Markas Komando Satuan Brimob Polda Sumut…

23 jam ago