Banjir Surut, Warga Medan Bertahan Hidup Tanpa Aliran Listrik: PLN Diminta Beri Kompensasi!

oleh
Banjir Surut, Warga Medan Bertahan Hidup Tanpa Aliran Listrik: PLN Diminta Beri Kompensasi!
Pemadaman listrik

koranmonitor – MEDAN | Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Medan dan Sumatera Utara (Sumut) mengakibatkan sejumlah kawasan terendam banjir, Kamis (27/11/2025) pagi.

Parahnya lagi, sejumlah kawasan itu berdampak diputusnya aliran listrik dilakukan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Saat ini beberapa kawasan yang sempat teredam banjir kondisinya sudah surut, Jumat (28/11/2025). Tetapi pihak PLN melakukan pemadaman listrik bagi masyarakat.

“Sudah surut banjir di tempat tinggal ku bang. Tetapi aliran listrik masih padam sejak tadi malam,” ungkap Rio salah seorang warga Jalan Denai, Kecamatan Medan Denai, kepada awak media.

“Saat ini kami harus bertahan hidup tanpa adanya aliran listrik. Nggak bisa beraktivitas kami saat ini,” kesal pemuda tersebut.

Hal senada juga disampaikan Azhari, warga Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun. Dia menyebut pihak manajemen PLN tidak memiliki rasa empati kepada masyarakat.

“Mau sampai kapan dipadamkan aliran listrik ini. Gara-gara adanya pemadaman itu masyarakat terganggu menjalankan aktivitasnya. Memang benar terjadi banjir sehingga PLN harus mengambil langkah upaya pemadam agar tidak menimbulkan korban jiwa. Tetapi ini kan banjir sudah surut, seharusnya aliran listrik sudah bisa kembali dihidupkan,” sebutnya.

“Pas giliran masyarakat telat bayar uang listrik pihak PLN tanpa kompromi langsung melakukan pemutusan. Sebaliknya kalau pihak PLN yang memutus listrik masyarakat tidak ada kompensasinya,” keluhnya.

Terpisah, salah seorang pegawai PLN Medan, Budi, saat dihubungi awak media terkait masih adanya pemadaman listrik di sejumlah kawasan di Kota Medan akibat banjir, menyarankan agar menanyakan langsung kepada pihak Humas PLN.

“Izin, mungkin bisa abang menghubungi pihak Humas PLN untuk keterangan yang lebih komprehensif,” tandasnya. KM-ded/R