MEDAN

Suryadi Panjaitan: Kementerian LHK Tidak Pernah Katakan Medan Kota Terjorok

koranmonitor – MEDAN | Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Suryadi Panjaitan menegaskan, pemberitaan tentang Medan Kota Terjorok yang tayang di salah satu media online Jakarta beberapa hari yang lalu hoak.

“Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tidak pernah mengatakan Medan Kota Terkotor. Cuma nilainya rendah, belum mencapai untuk memperoleh Adipura dan itu pun kejadiannya 2018. Coba lihat Kota Medan sekarang. Sudah luar biasa bersihnya. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan juga sudah meningkat,” sebut Suryadi, kemarin di ruang kerjanya.

Dia mengatakan, soal Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) juga sudah jauh berubah lebih baik. Bahkan, pada Maret 2023 ini TPA sistem _sanitary landfill_ yang dibangun dekat TPA Terjun ini selesai.

Selain itu, lanjutnya, saat ini TPA Terjun sudah menerapkan sistem _controlled landfill_. Sistem ini, sebutnya mengurangi potensi gangguan lingkungan dengan menimbun sampah memakai tanah secara periodik. Dalam operasionalnya, untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan dan kestabilan permukaan TPA, dilakukan juga perataan dan pemadatan sampah.

“Dan, boleh orang datang dan lihat ke TPA Terjun sekarang. Bau nggak lagi? Saya raya nggaklah. Saya juga baru ke sana, sana naik ke atas. Bombastis sekali pemberitaan soal Medan Kota Terkotor. Membuat opini yang tidak baik. Mestinya sama-sama kita membangun Kota Medan, kasi masukan, jangan buat opini yang tidak ada,” ungkapnya.

Dia menerangkan, predikat kota terjorok yang merupakan persepsi itu muncul pasca penilaian Kementerian LHK Tahun 2018. Waktu itu, TPA di Medan belum menerapkan sistem _sanitary landfill_. Dan bobot penilaian untuk penerapan sistem _sanitary landfill_ ini cukup tinggi.

“Itu yang membuat penilaian Medan pada 2018 lalu rendah,” terangnya.

Suryadi didampingi Kabid Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Mantius Mendrofa dan Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Baharuddin Harahap juga menegaskan, belum ada pengumuman penilaian Adipura untuk Tahun 2022.

Dia mengatakan, menambahkan, untuk penilaian Adipura pada 2022 memang telah berjalan. Pra penilaian, sebutnya, dilakukan pada Juni dan September tim penilaian turun ke lapangan melakukan penilaian.

“Dan sampai sekarang belum ada pengumuman siapa yang dapat Adipura Kencana, Adipura, dan Sertifikat Kota Terbersih,” tegasnya, seraya menyatakan, semasa pandemi Covid-19 tidak dilakukan penilaian Adipura.KM-fah/red

admin

Recent Posts

Kapolda Sumut Apresiasi Mahasiswa dan Ojol Gelar Unjuk Rasa Damai

koranmonitor - MEDAN | Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menyampaikan, terima kasih…

26 menit ago

Didukung Ratusan Jurnalis, Syaifullah Calon Kuat Ketua Forum Wartawan Pemprov Sumut

koranmonitor - MEDAN | Dukungan besar terus mengalir kepada Syaifullah sebagai calon Ketua Forum Wartawan Pemprov…

40 menit ago

Tangis Keluarga Pecah, Saat Mayat Dewi Ditemukan Meninggal Dunia di Kosan Tamtama Binjai

koranmonitor - Binjai | Suasana haru menyelimuti RSUD Djoelham Binjai. Keluarga Atmini alias Dewi (32),…

2 jam ago

Ratusan Driver Ojol Datangi Mako Brimobda Sumut, Doakan Almarhum Affan Kurniawan

koranmonitor - MEDAN | Ratusan driver ojek online (ojol) mendatangi Markas Komando Satuan Brimob Polda Sumut…

3 jam ago

Demo Ribuan Massa di DPRD Sumut Ricuh, Medan Lumpuh

koranmonitor - MEDAN | Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat kembali melakukan unjuk rasa di…

3 jam ago

Sengketa Lahan Sei Belutu, Kuasa Hukum Mimi Herlina Akan Lapor Balik

koranmonitor - MEDAN | Sengketa lahan di Jalan Sei Belutu No. 62, Kelurahan Tanjung Rejo,…

4 jam ago