Tokoh Masyarakat Pancur Batu Salurkan Bantuan Sembako ke Lansia dan Janda

oleh
Tokoh Masyarakat Pancur Batu Salurkan Bantuan Sembako ke Lansia dan Janda
Tokoh masyarakat Pancur Batu, Edy Suranta Gurusinga alias Godol memberikan bantuan kepada lansia warga Sembahe. (Foto. KMC)

koranmonitor – DELI SERDANG | Di bawah atap jambur Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, angin pagi hari Ibu tahun 2025, sosok tidak asing lagi di mata masyarakat Edy Suranta Gurusinga, yang lebih dikenal dengan sapaan “Godol” datang memberikan bantuan.

Badannya yang tegap namun ramah selalu disertai istrinya, Anita Boru Sembiring, menyapa hangat seperti sinar matahari pagi.

Sejak beberapa minggu sebelumnya, Godol dan Anita di rumah mereka Desa Durin Simbelang, Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, menyusun daftar nama warga lansia yang akan menerima bantuan.

“Hari Ibu, Natal dan Tahun Baru bukan hanya untuk merayakan kita yang masih muda, sayang,” ujar Anita sambil memegang tangan suaminya.

“Ini juga waktu untuk menghargai para ibu tua yang telah membangun desa ini dengan kerja keras mereka,'” tuturnya.

Godol hanya mengangguk, matanya penuh tekad. Ia tahu banyak lansia di Sembahe yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama setelah usia mereka tidak lagi memungkinkan bekerja di ladang.

Tepat Minggu (21/12/2025), siang hari tiba di Jambur Padanta, tempat yang telah dipersiapkan, warga mulai berkumpul dengan antusias.

Beberapa membawa payung untuk melindungi diri dari panas matahari, sementara yang lain datang dengan keranjang kecil, pelastik asoi untuk menyimpan sembako yang akan diberikan.

Godol dan Anita tiba dengan mobil yang dipenuhi karton-karton berisi beras, gula, minyak makan, dan teh. Wajah mereka bersinar bahagia melihat antrean warga yang penuh rasa harapan.

“Selamat pagi, saudara-saudari yang tercinta,” ujar Godol.

“Hari ini, pada hari Ibu 2025 sekaligus menjelang Nataru, kita ingin memberikan sedikit bantuan kepada para ibu tua, anak berkebutuhan kusus dan yatim piatu yang telah menjadi pijakan desa kita. Semoga sembako ini dapat meringankan beban hidup Anda, dan semoga hari ini penuh kebahagiaan bagi semua yang merayakannya,” ucapnya.

Anita dan Godol kemudian turun dari mobil dan mulai membantu membagikan sembako satu per satu. Setiap kali memberikan paket, dia selalu menyapa warga dengan ramah, menyentuh tangan mereka dengan penuh kebaikan. “Semoga sehat selalu, nande,” katanya kepada seorang nenek yang rambutnya sudah putih keputihan.

Nenek itu tersenyum lebar, matanya penuh air mata. “Terima kasih, Bu Anita. Anda dan suami selalu ingat kita. Anda adalah malaikat bagi desa ini,” ujar nenek itu dengan suara sedikit gemetar.

Salah satu warga yang menerima sembako adalah Tenang Beru Tarigan. Wanita yang telah memasuki lansia itu berdiri dengan tegap, meskipun tubuhnya terlihat kurus. Setelah menerima paket dari Godol, dia mengangkat tangan untuk menyapa.

“Semoga pak Godol tetap sehat dan selalu dapat rezeki yang luar biasa dan tetap ingat kepada kami masyarakat Desa Sembahe ini,” ucapnya.

Kata-katanya membuat Godol dan Anita tersenyum, dan rasa kebahagiaan mereka kian terasa.

Selama proses pembagian, Pjs Kades Sembahe Stefanus Ginting juga hadir memberikan dukungan.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Edy Suranta Gurusinga dan keluarga yang selalu memberikan bantuan kepada masyarakat Sembahe,” ucapnya.

“Kegiatan ini dilakukan secara berkesinambungan, dan tahun ini, bantuan yang diberikan sebanyak 150 paket sembako lebih banyak dari tahun sebelumnya. Ini adalah bukti bahwa kita sebagai masyarakat dapat saling membantu dan menjaga satu sama lain,” kata Kades.

Setelah acara selesai, Godol dan Anita berjalan mengelilingi jambur, menyapa warga yang masih tinggal sambil berfoto bareng.

Sebelumnya, Godol bersama istri juga sudah menyalurkan bantuan sembako sebanyak 77 paket di Desa Tanbunan, Kecamatan Sibolangit. KM-ded/R