koranmonitor – MEDAN | Proses penyelidikan dugaan korupsi pembangunan screen house modern senilai Rp2,94 miliar di Kabupaten Pakpak Bharat diminta diusut secara transparan dan tuntas guna memberikan kepastian hukum kepada masyarakat. Ketua Aktivis Pemerhati Aparatur Sipil Negara, Muhammad Abdi Siahaan alias Wak Genk, menyatakan aparat penegak hukum (APH) harus terbuka dalam menangani perkara tersebut. Menurutnya, penggunaan anggaran miliaran rupiah...

