Terdampak Bencana Besar di Kuartal Keempat 2025, Ekonomi Sumut Hanya Tumbuh 4.53%

koranmonitor – MEDAN | Jika membandingkan kinerja pertumbuhan ekonomi antara 2024 dengan 2025, ada tiga sektor sektor usaha besar yang membuat kinerja ekonomi Sumut alami tekanan.

Ini disampaikan Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin melalui keterangan tertulisnya, Kamis (5/2/2026). Menurutnya, pertama, kinerja industri pengolahan Sumut mengalami penurunan secara kuartalan di kuartal keempat (Q4).

Namun di kuartal keempat tahun 2025, penurunan kinerja industri pengolahan tumbuh -4.06%, atau lebih tinggi dibandingkan dengan priode yang sama tahun 2024 sebesar -1.86%.

Penurunan kinerja industri pengolahan tidak terlepas dari melemahnya demand, atau permintaan produk unggulan Sumut seperti CPO. Karena puncak demand (atau permintaan) terjadi pada periode Agustus – September.

Dan pada kuartal keempat kerap terjadi penurunan produksi CPO yang dipicu oleh gangguan cuaca. Sayangnya di kuartal keempat tahun 2025 Sumut dilanda bencana besar, yang membuat aktifitas industri pengolahan alami gangguan serius.

Bahkan sejumlah perusahaan pengolahan sawit (PKS/Pabrik Kelapa Sawit) sampai harus menutup usahanya selama dua pekan, dan terpaksa memangkas produksinya hingga 40% di Desember 2025.

Kedua, Sektor pertanian juga terpukul cukup dalam dengan membukukan penurunan kinerja sebanyak -6.4% q-to-q di tahun 2025.

Padahal pada periode waktu yang sama (Q4 2024) sebelumnya, kinerja sektor pertanian hanya mengalami koreksi sebanyak 0.6% q-to-q.

Dan pemicunya juga sama yakni terjadi gangguan cuaca yang membuat kinerja sektor pertanian alami tekanan di kuartal keempat. Ketiga terjadi penurunan kinerja sektor konstruksi meskipun terpantau masih alami perlambatan.

Secara kuartalan sektor konstruksi di kuartal keempat 2024 alami kenaikan sebesar 4.14%, namun kinerjanya di tahun 2025 melemah jadi 3.18% q-to-q. Melemahnya sektor konstruksi diduga oleh tersendatnya belanja pemerintah daerah, yang mengakibatkan pembentukan modal tetap bruto alami pelemahan.

Ketiga sektor utama tersebut yang memicu terjadinya perlambatan ekonomi Sumut secara kuartalan (Q4) yang hanya tumbuh 0.13% di tahun 2025, dibandingkan periode yang sama sebesar 0.44% di tahun 2024.

Alhasil pertumbuhan ekonomi Sumut secara kumulatif di tahun 2025 hanya tumbuh 4.53% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar 5.03%. KMC/R

Exit mobile version