BATUBARA– Sebuah Kapal motor berjenis Pukat Apung KM Wingston Karam dan tenggelam setelah mengalami kebocoran pada lambung.

Menurut informasi air yang masuk ke dalam kapal pukat apung KM Wingston cukup deras, sehingga membuat kapal cepat tenggelam kemudian para awak kapal melompat ke laut.

Kapal tersebut berpenumpang 11 org yang merupakan Nahkoda dan Anak buah kapal. Namun naas, 3 dari 11 ABK tidak ditemukan, sedangkan 8 org awak kapal lainnya dapat menyelamatkan diri.

Informasi tersebut pertama kali diterima Personil Rescuer Pos SAR Tanjung Balai dari Bapak Randa sebagai pemilik kapal pada Sabtu (25/1/2020) sekitar pukul 13.00 wib.

Koordinator pos SAR Tanjung Balai Sukro Adi, kemudian meneruskan informasi tersebut kepada Kepala Kantor SAR Medan Toto Mulyono,S.E selaku Search Mission Commander (SMC).

Mendapati informasi tersebut Toto langsung memerintahkan Personil Pos SAR Tanjung Balai untuk melakukan pencarian terhadap para awak kapal yg dinyatakan hilang dibawah pimpinan Koordinator pos SAR Tanjung Balai yg berjumlah 7 oran.

Tidak hanya itu Kapal SAR RB 301 yang siaga di Pelabuhan TPI Tanjung Balai, dikerahkan untuk membantu pencarian.

Sekitar 30 menit setelah menerima informasi dan melakukan persiapan, tim langsung berangkat menuju lokasi kapal tenggelam dengan membawa peralatan water rescue, dan 1 unit Kapal SAR RB 301.

Ini nama 8 orang yang selamat masing-masing Nasib sitorus- (nahkoda), Samsul Bahri (KKM), Sinaga (ABK), Tison, Jon Siahaan, Erlan, Elci, Agus. Sedangkan yang hilang Izal, Sitohang, Fajar. KM-red