BATUBARA | RSUD Batubara telah menempatkan 12 Dokter Spesialis Kontrak berstatus ASN (Aparatur Sipil Negara), tujuannya untuk memberi pelayanan maksimal kepada warga, yang membutuhkan jasa rumah sakit.
Terhadap ke 12 dokter spesialis tersebut, disamping mempunyai penghasilan sebagai ASN juga menerima jasa medis, serta tunjangan insentif sebesar Rp 17 Juta, setiap setiap bulannya.
Namun sangat disayangkan sebagian dokter spesialis tersebut, jarang masuk kerja meski waktu kerja mereka hanya 3 hari dalam seminggu.
Demikian dituturkan Direktur RSUD Batubara Dr. Jhon Lihar Purba, M. Kes (foto) kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (13/2/3020).
Ketidakdisiplinan beberapa dokter spesialis seperti, 3 dokter spesialis anak yang sangat jarang masuk kerja membuat kekesalan Dr.Jhon Lihar Purba.
Kedepan Jhon Lihar berencana akan mengumpulkan ke 12 dokter spesialis, dan membuat kesepakatan pendisiplinan kerja. Tujuannya agar RSUD Batubara bisa melayani masyarakat, dengan sebaik-baiknya.
“Bila kedisiplinan tetap juga diabaikan, maka uang insentifnya akan dipotong sesuai hari ketidakhadiran yang bersangkutan”, tegas Jhon Lihar. KM-M.Sai
koranmonitor - JAKARTA | Gelombang aksi intensifikasi yang terjadi di berbagai daerah dalam beberapa hari…
koranmonitor - MEDAN | Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati…
koranmonitor - MEDAN | Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menyampaikan, terima kasih…
koranmonitor - MEDAN | Dukungan besar terus mengalir kepada Syaifullah sebagai calon Ketua Forum Wartawan Pemprov…
koranmonitor - Binjai | Suasana haru menyelimuti RSUD Djoelham Binjai. Keluarga Atmini alias Dewi (32),…
koranmonitor - MEDAN | Ratusan driver ojek online (ojol) mendatangi Markas Komando Satuan Brimob Polda Sumut…