Wali Kota Binjai Gelar Musrenbang RKPD 2027, Dipaparkan 7 Program Prioritas 

koranmonitor – BINJAI | Pemerintah Kota Binjai menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2027 di Pendopo Umar Baki, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Binjai, Amir Hamzah.

Musrenbang tahun ini mengusung tema optimalisasi penyempurnaan regulasi inklusif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembangunan infrastruktur ramah lingkungan guna mendukung penguatan ekonomi kreatif, integrasi sektor pariwisata, dan ketahanan pangan di Kota Binjai.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan berita acara oleh Wali Kota sebagai bentuk komitmen bersama dalam perencanaan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Amir Hamzah menegaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 menjadi momentum penting, khususnya memasuki tahun kedua masa kepemimpinan periode 2025–2030. Ia menyebutkan terdapat tujuh program prioritas yang akan menjadi fokus pembangunan.

Ketujuh prioritas tersebut meliputi peningkatan akses dan mutu pendidikan dasar yang inklusif, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat melalui jaminan sosial, peningkatan layanan kesehatan terpadu, penguatan ekonomi daerah berbasis investasi, koperasi, dan UMKM digital, pembangunan infrastruktur hijau, reformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional, serta dukungan terhadap program prioritas provinsi dan nasional.

“Musrenbang RKPD ini menjadi media penguatan komitmen dan kerja sama seluruh perangkat daerah serta pemangku kepentingan agar dokumen yang dihasilkan berkualitas dan tepat waktu,” ujar Amir Hamzah.

Perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Muhammad Armand Effendy Pohan turut menyampaikan arah pembangunan provinsi dengan tema “Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan”.

Ia menekankan sejumlah sektor prioritas, di antaranya pendidikan, kesehatan, infrastruktur kewilayahan, pertanian, investasi kawasan, serta penanganan kebencanaan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Binjai, Gusuartini Br. Surbakti, menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan merupakan unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, Musrenbang menjadi forum partisipatif bagi para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai strategis dalam memastikan pembangunan daerah berjalan terukur, berkelanjutan, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari sejumlah narasumber, di antaranya perwakilan Bank Indonesia, akademisi, serta pejabat pemerintah provinsi yang membahas strategi peningkatan daya saing ekonomi, pembangunan infrastruktur ramah lingkungan, serta arah kebijakan pembangunan Sumatera Utara tahun 2027.

Musrenbang turut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan pemerintah daerah sekitar, pimpinan OPD, akademisi, organisasi masyarakat, tokoh agama, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya di Kota Binjai KM-Andy/R

Exit mobile version