BINJAI | Tumpukan batang bambu yang tidak dipakai teronggok di bawah jembatan di Jalan Diponegoro, Kelurahan Rambung Dalam, Jumat (10/1/2020) sangat membahayakan dan memiliki tingkat risiko.
Tumpukan batang bambu dibawah jembatan berlokasi perbatasan Kecamatan Binjai Timur dan Binjai Selatan itu, bermula atas laporan masyarakat melalui media sosial (medsos) Facebook.
Facebook atas nama akun Die membuat status mengenai adanya tumpukan sampah bambu.
Status Facebook akun Die itu tertera : Binjai Kotaku memang unik..Sampah bambu dibiarkan mengendap dibawah jembatan… Dekat dgn tiang pondasi jembatan … Resikonya … Kalau banjir tiba2 datang .. Bukan tak mungkin akan membahayakan kondisi jembatan … Bahkan bisa saja menggeser posisi tiang tengah jembatan … Efeknya …ya Tau sama tau lah kita …
Pertanyaan nya … Dimanakah perhatian pihak terkait Kota Binjai dalam hal ini ????
Lokasi : Jembatan Jl. Diponegoro Rambung Dalam Binjai
Melihat akun Facebook tersebut, wartwan media online koranmonitor.com langsung turun ke lokasi memastikan kebenarannya.
Ternyata benar tumpukan sampah bambu tampak teronggok tinggi di jembatan Jalan Diponegoro. Risiko bahaya sangat tinggi, yakni bisa menimbulkan banjir besar jika terjangan air datang.
Akun facebook atas nama Die dikonfirmasi koranmonitor.com mengatakan, dirinya sudah dikirim masengger/pesan oleh personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kota Binjai. Atas laporan itu, besok (Sabtu, 11/1/2020) tumpukan bambu itu akan ditindaklanjuti, terima kasih informasinya,” ucap Die.
Ipnu salah seorang warga yang tinggal dekat bantaran sungai mengatakan, BPBD Binjai lambat menangani adanya laporan soal tumpukan sampah bambu yang menjulang tinggi.
” Penanganan dinas BPBD Binjai sangat lambat. Apa mereka mau nunggu banjir baru sibuk, masa lama kali membersihkan tumpukan sampah bambu. Personel mereka banyak, jangan makan gaji buta lah,gaji kalian itu dari kami yang selama ini bayar pajak,” tegas ipnu kepada koranmonitor.com
Sementara itu, Kepala BPBD Binjai Ahmad Yani SSTP ketika dihubungi koranmonitor.com melalui via telepon tidak bisa dihubungi atau dikonfirmasi. Disambangi ke kantornya, Kepala BPBD Binjai tersebut tidak ada. Dan petugas piket di kantor BPBD mengatakan, pumpinannya sedang istirahat.
“Pimpinan tidak ada dikantor, sedang istirahat,” sebut petugas kepada koranmonitor.com.KM-rak