Menteri Kebudayaan Fadli Zon
koranmonitor –Ā JAKARTA | Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan wujud budaya gotong royong masyarakat Indonesia yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penguatan ekonomi desa.
Pernyataan tersebut disampaikan Fadli Zon dalam diskusi di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Rabu (5/8/2026). Menurutnya, koperasi telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia yang mengedepankan semangat saling membantu dan bergotong royong.
Fadli mengatakan Program Koperasi Desa Merah Putih yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto merupakan implementasi nilai-nilai tersebut karena koperasi dimiliki oleh desa dan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menilai kritik terhadap pembangunan Koperasi Desa Merah Putih belum sepenuhnya menyentuh substansi program. Menurutnya, sorotan terhadap lokasi sejumlah koperasi di daerah terpencil hanya menggambarkan sebagian kecil dari ribuan koperasi yang telah dibangun.
Fadli menjelaskan keberadaan koperasi di wilayah pegunungan maupun daerah terpencil tetap penting karena berfungsi sebagai pusat distribusi berbagai kebutuhan bersubsidi yang dibutuhkan masyarakat.
Selain itu, koperasi desa diharapkan menjadi pusat penyaluran kebutuhan pokok bersubsidi, seperti LPG 3 kilogram dan pupuk, sehingga distribusinya lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.
Menurut Fadli, peningkatan kesejahteraan petani, nelayan, dan buruh melalui koperasi akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan nasional karena kelompok tersebut merupakan mayoritas penduduk Indonesia.
Ia menambahkan, koperasi desa juga diharapkan mampu memperkuat posisi tawar petani dalam menentukan harga hasil produksi sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada tengkulak, korporasi, maupun pasar modern. Meski demikian, ia mengakui proses tersebut memerlukan waktu untuk dapat terwujud secara optimal. KMC/R/ant

