Gunawan Benjamin.
koranmonitor – MEDAN | Harga sejumlah kebutuhan pokok di awal pekan sekitar 3 hari jelang Ramadan terpantau stabil, dan beberapa bertahan mahal.
Banyak masyarakat yang berbagi di media sosial terkait dengan mahalnya harga ayam potong yang mencapai Rp50.000 per Kg. Namun kenaikan harga tersebut di pasar sangat beragam. Di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan masih bergerak dalam rentang Rp39.000 hingga Rp41.000 dan Rp42.000 per kg.
“Harga daging ayam sejauh ini terpantau bergerak sangat volatile, lebih didominasi oleh masalah demand yang alami lompatan. Sementara dari hasil perhitungan yang saya lakukan, lompatan supply pada sepekan jelang Ramadhan masih di bawah 12% jika dibandingkan dengan sepekan sebelumnya. Sehingga dugaan awal mengarah pada kemungkinan demand atau permintaan yang lebih tinggi dari persediaan,” sebut Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin melalui keterangan tertulisnya, Senin (16/2/2026).
Selanjutnya untuk harga daging sapi masih diperdagangkan stabil dikisaran level Rp135.000 hingga Rp150.000 per Kg. Pada tahun ini demand atau permintaan daging sapi dari peternak alami kenaikan tajam.
“Pemotongan dalam jumlah besar mulai terjadi sejak jumat kemarin. Diproyeksikan akan berlangsung hingga hari selasa. Pasca bencana besar yang melanda Sumut dan Aceh akhir November silam, demand atau permintaan daging sapi ke wilayah aceh alami peningkatan,” ujarnya.
Hal ini dikarenakan penurunan populasi setelah bencana besar sebelumnya. Sehingga tarikan permintaan untuk daging sapi itu diproyeksikan bisa mencapai 35% lebih di wilayah Sumut selama satu minggu jelang Ramadan, dibandingkan dengan pekan normal.
“Sementara itu sejumlah harga kebutuhan pokok lainnya sejauh ini masih bergerak normal,” sebutnya.
Harga cabai merah saat ini berada dikisaran harga Rp32.000 – Rp37.000 per Kg, cabai rawit dikisaran angka Rp32.000 per Kg, cabai hijau berada dikisaran angka Rp15.000 an per Kg atau alami penurunan tajam dibandingkan hari sabtu yang masih dijual di harga Rp25 ribuan per Kg, dan harga cabai caplak berada di kisaran Rp57.000 hingga Rp60.000 per Kg nya.
Selebihnya untuk bawang merah, bawang putih, minyak goreng curah dan gula pasir juga masih terpantau stabil. Termasuk juga harga telur ayam yang masih terpantau tidak bergerak sejauh ini.
“Saya tidak melihat ada potensi masalah besar yang berpeluang memicu terjadinya gejolak harga jelang Ramadan ini. Kenaikan sejumlah harga terpantau masih mencerminkan kondisi fundamental di level produsen,” sebutnya lagi.
Dari penelusuran yang saya lakukan, belum terlhat adanya dugaan penyimpangan harga yang diakibatkan oleh permainan spekulan. Sejauh ini harga di level produsen ditambah dengan biaya distribusi hingga harga yang diterima konsumen, masih menunjukan pola alur distribusi normal.
“Sementara untuk harga daging ayam memang ada begitu banyak varian di pasar. Hal ini karena ayam masih menjadi menu favorit saat untuk kegiatan jelang Ramadhan termasuk juga menu MBG (makan bergizi gratis),” ungkapnya.
Sehingga tarikan demandnya bisa melampaui pasokan yang mampu dihasilkan oleh produsen. Jika pemerintah masih menjadi ayam sebagai menu MBG selama Ramadan, maka harga daging ayam akan bertahan kembali seperti harga saat normal. KMC/R

