Ibu Satu Anak Ngaku Dikeroyok Iparnya

oleh
Ibu Satu Anak Ngaku Dikeroyok Iparnya
Ibu Satu Anak Ngaku Dikeroyok Iparnya

koranmonitor – MEDAN | Sungguh miris nasib Atikah Nuri Tanjung (28), warga Jalan Karya, Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, kota Medan.

Ibu satu anak itu mengaku telah dikeroyok suami dan adik, serta kakak iparnya pada 8 Januari 2026 lalu.

“Ketika saya menyusui anak saya yang masih berusia 2, adik ipar saya datang ke rumah saya dan terjadi keributan,” sebut Atikah Nuri Tanjung, Minggu (18/1/2026) malam.

Kata dia, adik iparnya DC datang langsung marah-marah kepadanya dan mengucapkan kata-kata kasar.

Seiring dengan kedatangan DC, kakak iparnya H bersama istrinya, kemudian cekcok terjadi hingga korban dianiaya secara bersama-sama (dikeroyok, red).

“Akibat penganiayaan itu kening saya memar dan terluka,” kata Atikah.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan korban ke Polrestabes Medan dengan Nomor : LP/B/112/I/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA, tanggal 8 Januari 2026.

Korban berharap, laporan dapat segera ditanggapi dan terlapor ditangkap. Sebab, pengeroyokan itu membuatnya trauma dan terluka.

“Saya minta para pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. Saya sedang menyusui anak saya didatangi ipar saya kemudian dikeroyok. Saya trauma sampai saat ini,” lirihnya.

Atikah Nuri Tanjung menambahkan, setelah pengeroyokan itu, dirinya bersama keluarga sempat diminta datang bertemu pihak ipar dan suaminya ke rumah yang ditempatinya sebelumnya.

Tapi, dalam pertemuan yang dihadiri abang kandung Atikah Nuri Tanjung, pertengkaran hingga pengeroyokan kembali terjadi. Bahkan, kali ini suaminya disebut ikut menganiaya.

“Dalam pertemuan keluarga yang sempat diawali salam salaman itu, saya kembali dianiaya, termasuk oleh suami saya,” kecamnya. KM-ded/R

Teks foto :
IRT korban pengeroyokan suami dan ipar perlihatkan bukti laporan. (Foto. KMC)