Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung Kunjungi Keluarga Warga Binjai yang Ditahan di Kamboja
koranmonitor – BINJAI | Viral, Ardiansyah, warga Kota Binjai, Sumatera Utara, yang ditahan sejak Januari 2026 dalam operasi pemberantasan penipuan daring (online scam) di Phnom Penh, Kamboja, menjadi perhatian publik.
Keluarga berharap pemerintah segera membuka jalan bagi kepulangan Ardiansyah ke Tanah Air.
Harapan tersebut disampaikan ibunda Ardiansyah, Bardiah, yang terus memanjatkan doa agar putranya dapat segera kembali.
Aspirasi keluarga ini mendapat respons dari Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Ahmad Doli Kurniawan, yang mendatangi kediaman orang tua Ardiansyah di Jalan Tengku Umar, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Dalam kunjungannya, Ahmad Doli Kurniawan menyampaikan pihaknya telah mengetahui permasalahan yang dihadapi Ardiansyah, yang saat ini masih ditahan pihak imigrasi Kamboja bersama lima rekannya.
“Kami hadir bersama Ketua DPRD Kota Binjai, Hj. Gusuartini, H. M. Yusuf (Ucok Aang), mantan Ketua DPRD Binjai Zainudin Purba, serta beberapa anggota DPRD lainnya untuk menanggapi persoalan yang dihadapi Ardiansyah di Kamboja,” ujarnya.
Baca Juga: Ibu di Binjai Harapkan Perlindungan Pemerintah, Putranya Ditahan 47 Hari di Kamboja
Ia menjelaskan, Ardiansyah diketahui berangkat ke Kamboja pada 2024 menggunakan paspor dengan visa kunjungan (pelancong) yang memiliki batas waktu tinggal. Akibat melebihi masa berlaku izin tinggal (overstay) dan keberangkatan yang tidak sesuai prosedur, Ardiansyah tersangkut persoalan keimigrasian.
Ahmad Doli Kurniawan juga menyebut telah berkoordinasi dengan rekan di DPR RI yang membidangi persoalan tersebut, serta berkomunikasi dengan Duta Besar RI di Phnom Penh.
Menurutnya, kondisi Ardiansyah saat ini terpantau dan proses pemulangan sedang diupayakan. “Pemerintah juga telah mengajukan permohonan pemutihan kepada pemerintah Kamboja. Proses ini membutuhkan waktu,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Binjai, Hj. Gusuartini, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan langkah cepat yang dilakukan Ahmad Doli Kurniawan dalam membantu warga Binjai yang menghadapi persoalan di luar negeri.
“Kami berterima kasih atas kehadiran dan bantuan yang diberikan. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali bagi warga Binjai,” ujarnya.
Di sisi lain, kakak kandung Ardiansyah, Doni Alfin, mengungkapkan kondisi adiknya yang disebut telah terlantar selama tujuh bulan di Phnom Penh. Ia menyebut paspor Ardiansyah saat ini ditahan pihak KBRI, dan dari 26 rekan Ardiansyah, masih ada enam orang yang belum kembali ke Indonesia.
Menurut Doni, untuk dapat kembali ke Indonesia, Ardiansyah diwajibkan membayar denda overstay sebesar Rp59 juta. Pihak keluarga mengaku telah berupaya mengirimkan dana, namun kini mengalami keterbatasan ekonomi.
Ibunda Ardiansyah, Bardiah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ahmad Doli Kurniawan dan pemerintah atas upaya yang dilakukan untuk memproses kepulangan putranya.
“Terima kasih kepada Bapak Ahmad Doli Kurnia dan pemerintah yang telah membantu memproses kepulangan anak saya,” ujarnya. KM-Andy/R

