koranmonitor –Â MEDAN | Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menegaskan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan memperkuat perhatian dan dukungan terhadap para veteran sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka, dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Hal itu disampaikan Zakiyuddin saat mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam acara Temu Ramah dan Silaturahmi bersama Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Medan di Gedung LVRI Medan, Kamis (13/8/2026).
Zakiyuddin mengatakan, Pemko Medan akan mengupayakan kenaikan kembali dana hibah untuk LVRI Medan yang sebelumnya mengalami penurunan. Menurut dia, dukungan tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada para veteran yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara.
Ia menegaskan perhatian kepada veteran tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial dan silaturahmi, tetapi harus diwujudkan melalui dukungan yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan mereka.
“Pertemuan-pertemuan seperti ini harusnya ada hibah untuk mereka, bukan sekadar silaturahmi, foto-foto, pulang. Kita harus pikirkan mereka ini supaya orang-orang yang berjuang untuk Indonesia ini bisa bermanfaat,” ujar Zakiyuddin.
Ia mengatakan persoalan dana hibah tersebut akan dibahas bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Medan. Zakiyuddin meminta dukungan hibah untuk LVRI dikaji kembali sesuai ketentuan yang berlaku.
“Nanti akan saya panggil Pak Kaban Kesbangpol. Ini veteran-veteran adalah pejuang yang memperjuangkan Indonesia hingga kita bisa merdeka. Jangan sampai hal hibah ini dilupakan,” katanya.
Selain dana hibah, Zakiyuddin meminta Dinas Sosial Kota Medan mencari skema dukungan lain bagi para veteran. Menurutnya, sebagian besar veteran telah lanjut usia sehingga membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah.
“Nanti akan saya tanya Dinas Sosial bagaimana caranya. Apakah kita buat usaha supaya bisa mensubsidi ke sini, apakah ada bantuan-bantuan selanjutnya. Dinas Sosial yang memikirkan,” jelasnya.
Zakiyuddin menegaskan para veteran harus memperoleh perhatian yang layak atas perjuangan yang telah diberikan. Ia juga meminta kegiatan bersama veteran tidak hanya menjadi agenda seremonial. “Orang yang berjuang untuk Indonesia ini harus kita pikirkan. Jangan pula orang yang berjuang, tetapi orang yang tidak berjuang yang menikmati hasilnya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua LVRI Kota Medan Gusmiyadi mengajak seluruh anggota veteran menjaga nama baik organisasi sekaligus mendukung program Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap.
Gusmiyadi menilai dukungan tersebut merupakan bentuk timbal balik atas perhatian dan upaya Pemko Medan dalam meningkatkan kesejahteraan para veteran.
Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti mengatakan kegiatan silaturahmi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Veteran Nasional yang jatuh pada 10 Agustus 2026 sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Khoiruddin, kegiatan itu bertujuan mempererat silaturahmi serta mewariskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan dan veteran kepada generasi penerus.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi dan penghormatan Pemko Medan kepada para veteran dan keluarga besar pahlawan, sekaligus ungkapan terima kasih atas pengorbanan mereka dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta berkontribusi menjaga perdamaian dunia.
Khoiruddin berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi wadah nyata bagi pemerintah dalam menunjukkan penghormatan dan kepedulian kepada para pejuang kemerdekaan.
Kegiatan tersebut mengusung tema Hari Veteran Nasional 2026, “Veteran Menjadikan Jiwa Obor Inspirasi Indonesia Maju”, serta tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” KM-fah/R

