Terpilih sebagai Dirut PT. Bank Sumut pada RUPS-LB, Rahmat Fadillah Pohan Fokus Pada Peningkatan Digitalisasi

oleh -418 views
Terpilih sebagai Dirut PT. Bank Sumut pada RUPS-LB, Rahmat Fadillah Pohan Fokus Pada Peningkatan Digitalisasi
Dirut PT. Bank Sumut Terpilih Rahmat Fadillah Pohan beri keterangan kepada wartawan

* Pemegang Saham setujui IPO Bank Sumut Maksimal 30%

MEDAN-koranmonitor | Rahmat Fadillah Pohan ditetapkan sebagai Direktur Umum (Dirut) PT. Bank Sumut masa jabatan 2021-2025 pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT. Bank Sumut yang digelar, Jumat (10/9/2021).

Penetapan Rahmat Fadillah Pohan sebagai Dirut PT Bank Sumut, menggantikan Muchammad Budi Utomo yang meninggal dunia pada 15 April 2021 silam.

RUPS-LB dihadiri secara langsung Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah, Walikota Medan yang dihadiri Wakil Walikota Medan Aulia Rachman, Walikota Binjai Amir Hamzah, Bupati Tapanuli Selatan Dolly Pasaribu, Walikota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Bupati Deli Serdang diwakili Kepala BPKAD Deli Serdang, jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sumut. Serta pemegang saham dari Kabupaten dan Kota lainnya mengikuti secara virtual.

Pada RUPS-LB juga mengesahkan beberapa agenda rapat lainnya, diantaranya pembayaran laba Tahun buku 2019 dan Tahun buku 2020 Bank Sumut, serta persetujuan untuk penerbitan saham seri B maksimal 30% dan menjadi PT.Bank Sumut Terbuka (Tbk).

Wagubsu Musa Rajekshah menjelaskan, terpilihnya Rahmat Fadillah Pohan sebagai Dirut PT. Bank Sumut merupakan hasil keputusan pemegang saham. Setelah sebelumnya melalui RUPS-LB tanggal 7 Mei 2021 telah diusulkan dua calon yaitu, Direktur Operasional Rahmat Fadillah Pohan dan Komisaris Independen Brata Kesuma, untuk mengikuti proses uji kepatutan dan kelayakan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Wagubsu berharap dengan terpilihnya Dirut PT. Bank Sumut yang baru, kinerja Bank Sumut akan semakin meningkat. “Dirut yang baru tentunya diharapkan dapat memberikan keuntungan dalam menjalankan bisnis perbankan, agar dapat memberikan PAD daerah, Dirut juga harus mampu membentuk tim yang solid agar menimbulkan kepercayaan di masyarakat” ujarnya.

Wagubsu juga menjelaskan, terkait jabatan Direktur Operasional Bank Sumut yang lowong, maka akan dibuka lowongan untuk jabatan tersebut yang terbuka baik secara eksternal maupun internal. “Berdasarkan ketentuan OJK, jabatan Direktur Operasional akan diganti menjadi Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi,” jelas Wagub Musa Rajekshah.

Pemegang saham dalam RUPS-LB tersebut juga menetapkan perubahan susunan Dewan Komisaris Bank Sumut yaitu perubahan Komisaris Utama Bank Sumut.

Setujui IPO Bank Sumut maksimal 30%

“Wagubsu menyampaikan, keputusan mengiiznkan PT. Bank Sumut untuk melakukan aksi korporasi IPO, dilandasi untuk penguatan permodalan, peningkatan kinerja dan ekspansi bisnis Bank Sumut serta peningkatan transparansi tata kelola perusahaan,” sebutnya.

Dirut PT. Bank Sumut terpilih Rahmat Fadillah Pohan menjelaskan, fokus utama nantinya setelah terpilih sebagai Dirut Bank Sumut adalah, meningkatkan digitalisasi memberikan nilai tambah untuk Bank Sumut. Sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat
Pemegang saham menyetujui IPO Bank Sumut.

Pada RUPS LB tersebut, pemegang saham juga menyetujui rencana penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) PT.Bank Sumut, untuk menjadi perusahaan go public dengan maksimal 30% saham.

“Untuk proses penawaran saham Perdana IPO Bank Sumut sendiri saat ini tengah melakukan konsolidasi, yang akan mendampingi Bank Sumut dalam proses IPO,” ujarnya.

Rahmat juga menjelaskan, perseroan menargetkan sebanyak 5 Miliar lembar saham, dengan total nilai sebesar Rp1 triliun dari IPO Bank Sumut. “Dana IPO tersebut akan dipergunakan untuk peningkatan permodalan, infrastruktur dan IT PT.Bank Sumut,” ungkapnya.KM-vh