koranmonitor – MEDAN | Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai momentum meningkatkan ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Ajakan itu disampaikannya usai menunaikan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (27/5/2026).
“Momentum Iduladha tentu menjadi waktu refleksi diri kita, meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, keikhlasan dalam berkehidupan, serta kepedulian sosial terhadap seluruh masyarakat,” ujar Rico Waas.
Ia mengatakan, ibadah kurban merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sosial yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas. Karena itu, ia berharap pelaksanaan kurban di Kota Medan dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan.
Selain mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian sosial, Rico Waas juga meminta warga mendoakan para jemaah haji agar diberi kesehatan, keselamatan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Pada kesempatan itu, Rico Waas turut mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan selama pelaksanaan kurban. Ia mengimbau agar limbah hewan kurban, seperti darah dan isi perut, tidak dibuang ke sungai karena dapat mencemari lingkungan.
“Limbah itu harus dibungkus dengan baik dan dibuang ke tempat yang semestinya, jangan ke sungai karena bisa mencemari lingkungan dan berbahaya bagi masyarakat,” katanya.
Berdasarkan data Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Medan, jumlah hewan kurban di Kota Medan pada Idul Adha 1447 Hijriah mencapai 10.586 ekor. Dari jumlah tersebut, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan menyumbang 124 ekor hewan kurban yang terdiri atas 105 ekor sapi dan 19 ekor kambing.
Sementara itu, masyarakat Muslim di Kota Medan menyumbang 10.462 ekor hewan kurban, terdiri atas 7.091 ekor sapi, 105 ekor kerbau, 3.170 ekor kambing, dan 108 ekor domba.
Sebelumnya, ribuan umat Muslim memadati Lapangan Merdeka Medan untuk melaksanakan Salat Idul Adha tingkat Kota Medan. Sejak pagi, jemaah mulai berdatangan dengan membawa sajadah dan memenuhi saf yang telah disiapkan panitia.
Salat Idul Adha dimulai sekitar pukul 07.15 WIB dengan imam Ahmad Husnan Na’im Nasution. Sementara khotbah disampaikan K.H. Sutan Syahrir Dalimunthe yang mengajak jemaah meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS serta memperkuat kepedulian sosial.
Turut hadir dalam pelaksanaan salat tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, jajaran kepala OPD, serta tokoh agama. KM-fah/R

