Ketua Komisi III DPRD Kota Binjai, Hasian Siregar
koranmonitor – BINJAI | Ketua Komisi III DPRD Kota Binjai, Hasian Siregar, mendesak pemerintah bersama Pertamina, segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), khususnya di Kota Binjai, Senin (13/7/2026).
Hasian mengatakan, kelangkaan BBM telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah SPBU juga memicu kemacetan dan berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi serta distribusi barang.
Menurutnya, kondisi tersebut terlihat di SPBU 14.207.1163 di Jalan Soekarno-Hatta Km 18,5 dan SPBU 14.207.166 di kawasan Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur. Dalam sepekan terakhir, kedua SPBU tersebut mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan BBM bersubsidi.
“Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi kelangkaan BBM bersubsidi yang saat ini hampir terjadi di berbagai daerah, khususnya di Kota Binjai. Kasihan masyarakat yang ingin beraktivitas, terutama sopir angkutan umum dan para pekerja yang menggunakan kendaraan roda dua. Mereka harus mengantre lama hanya untuk mendapatkan BBM,” kata Hasian.
Ia menegaskan, kelancaran distribusi BBM merupakan kebutuhan vital yang harus menjadi perhatian serius pemerintah dan Pertamina. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, Pertamina, dan instansi terkait perlu ditingkatkan agar pasokan BBM di Kota Binjai tetap tersedia.
Hasian juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas mengenai penyebab kelangkaan BBM. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan hanya akan memicu spekulasi dan kepanikan yang dapat memperburuk situasi.
Sebagai Ketua Komisi III DPRD Kota Binjai, Hasian menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan distribusi BBM di lapangan serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat.
“Kami berharap permasalahan ini segera teratasi sehingga aktivitas masyarakat dan roda perekonomian di Kota Binjai dapat kembali berjalan normal,” pungkasnya. KM-Andy/R

