Kondisi korban dugaan pengeroyokan mengalami sejumlah luka lebam dan memar di tubuh. (Foto. KMC)
koranmonitor – DELI SERDANG | Daniel Situmeang (30), warga Pansinaran Situmeang Habinsaran, Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), tewas diduga setelah dikeroyok karena di beberapa bagian tubuhnya terdapat luka lebam.
Korban dituduh mencuri di kawasan Kantor PTPN I Regional I (dulunya PTPN2) di Dusun IX Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.
Informasi diperoleh menyebutkan, dugaan pengeroyokan buruh harian lepas (BHL) itu bermula dari Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, ketika Reza Fadilah berjaga di pos depan kantor kebun.
Saat itu, dia melihat korban Daniel Situmeang alias Bornok melintas di depan pos satpam.
Dengan menggunakan handy talky (HT), Reza Fadilah kemudian memanggil temannya Joko, Rahvi, Habibi dan Satria. Mereka bertemu dengan korban di depan kantor PTPN I Regional I Tanjung Morawa.
Tiba-tiba terjadi perkelahian antara korban dengan para saksi. Korban berhasil diamankan, lalu dibawa ke pos sekuriti induk di kawasan kantor PTPN I Regional I.
Korban diinterogasi terkait dugaan pencurian dilakukannya di kawasan kantor PTPN I Regional I Tanjung Morawa. Korban dibawa berkeliling mendatangi tempat barang-barang yang hilang dicuri. Selanjutnya korban dibawa kembali ke pos induk dan diberi makan. Namun, korban muntah-muntah sehingga mengotori bajunya.
Sekitar pukul 16.30 WIB, korban dibawa ke parkiran kawasan kantor PTPN I Regional I dan memborgolnya dalam keadaan terbaring. Pihak rumah sakit GL Tobing PTPN 1 Regional 1 dan supir ambulan datang menjemput dan membawa korban ke rumah sakit setelah dihubungi. Ketika itu korban diduga sudah meninggal dunia.
Pihak sekuriti lalu memberitahukan ke Polsek Tanjung Morawa jajaran Polresta Deli Serdang.
Dipimpin Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni H Damanik dan sejumlah personel Inafis Satreskrim Polresta Deli Serdang turun ke lokasi. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna keperluan otopsi.
Kanit Pidana Umum (Pidum) Satuan Reskrim Polresta Deli Serdang, Iptu Binnes Saragih, Senin (13/7/2026) siang membenarkan adanya peristiwa itu dan sampai saat ini pihaknya masih memeriksa saksi-saksi.
“Belum ada ditetapkan siapa tersangka penganiayaan korban, karena masih memeriksa saksi-saksi,” tandasnya. KM-ded/r

