Bobby Nasution: Persoalan banjir, Infrastruktur dan Stunting Menjadi PR yang Diselesaikan

oleh -8 Dilihat

koranmonitor – MEDAN | Wali Kota Medan Bobby Nasution menjadi inspektur Upacara (Irup) pada Upacara bendera dalam rangka peringatan HUT Kota Medan ke-432 tahun 2022 berlangsung penuh khidmat di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022).

Upacara turut dihadiri seluruh Wali Kota peserta Rapat Kerja Komisariat Wilayah Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Raker Komwil I APEKSI).

Persoalan infrastruktur, banjir dan stunting menjadi penekanan bagi Bobby Nasution dalam sambutannya. Ketiga permasalahan itu menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera dituntaskan sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Oleh karenanya menantu Presiden Joko Widodo ini mengharapkan kerjasama dan dukungan penuh dari semua pihak, terutama unsur Forkopimda Kota Medan guna menyelesaikannya.

Dalam upacara yang juga dihadiri Wakil Wali Kota H Aulia Rachman, Ketua DPRD Medan Hasyim SE, unsur Forkompimda Kota Medan, Sekda Wiriya Alrahman, Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu, pimpinan OPD, Camat, Lurah dan kepala lingkungan, Bobby mengawali sambutannya dengan mengajak semua bersyukur. Sebab, kasus Covid-19 telah melandai sehingga peringatan HUT Kota Medan dapat dilaksanakan dengan meriah.

“Sebagai bentuk ungkapan rasa syukur, mari kita semua senantiasa melaksanakan prokes sehingga pandemi Covid-19 bisa menjadi endemi,” kata Bobby Nasution seraya menambahkan kemeriahan juga tidak terlepas berkat dukungan penuh seluruh stakeholder mulai unsur TNI, Polri, Pemko Medan dan seluruh lapisan masyarakat.

Bersama dengan seluruh jajaran Pemko Medan dan unsur Forkopimda Kota Medan, orang nomor satu di Pemko Medan mengungkapkan telah menjalankan program prioritas. Beberapa program di antaranya, ungkapnya, sudah berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Meski demikian masih ada beberapa program yang belum dapat dijalankan sehingga butuh dukungan untuk menyelesaikannya.

Di bidang kesehatan, kata Bobby, berkat kerjasama yang dilakukan selama ini berhasil melandaikan Covid-19. Tapi kini, lanjutnya, masih ada yang harus dilakukan bersama yakni penanganan stunting. Sebab, saat ini berdasarkan pendataan yang telah dilakukan tercatat sekitar 550 anak terkena stunting.

Dikatakan Bobby, penanganan stunting harus berbanding lurus dengan persoalan ekonomi keluarga. Terkait itu, imbuhnya, seluruh OPD harus berkolaborasi untuk mengatasi gagal kondisi tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga tubuhnya terlalu pendek untuk seusianya tersebut. Termasuk, dukungan penuh aparat TNI dan Polri untuk membantu Pemko Medan dalam hal pendataan, pengecekan serta pelaksanaan kegiatan penanganan stunting. “Ini (penanganan stunting) menjadi PR kita bersama,” ungkapnya.

Kemudian suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu ini mengingatkan jajaran Pemko Medan, terutama OPD terkait persoalan infrastruktur. Sebab, sudah menjadi janji bersama penyelesaian infrastruktur di Kota Medan dalam waktu dua tahun. Namun sampai saat ini, paparnya, infrastruktur masih menjadi persoalan yang diresahkan masyarakat.

Bobby mengungkapkan, persoalan infrastruktur tidak terlepas dengan permasalahan banjir yang masih mengenangi beberapa wilayah di Kota Medan. Menyikapi hal itu, Bobby minta kepada OPD terkait beserta seluruh jajaran Pemko Medan, serta TNI dan Polri untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan banjir ini, termasuk bajir rob yang selalu meresahkan warga di Medan bagian Utara, terkhususnya lagi Kecamatan Medan Belawan.

“Hal ini sudah menjadi cita-cita bersama, baik masyarakat maupun Pemko Medan namun dalam pelaksanaannya kita harus bersama-sama. Untuk itu saya ingin menyampaikan, pembangunan tanggul banjir rob harus kita laksanakan tahun 2022 ini. Saya memohon kepada teman-teman TNI dan Polri untuk bersama-sama melakukan pendampingan, terkhusus teman-teman dari kejaksaan agar dalam pelaksanaan kegiatan di Pemko Medan mohon pendampingan dan pemantauan agar seluruh jajaran di lingkungan Pemko Medan benar-benar mempedomani sumpah jabatan dan ikrarnya untuk tidak menyalahgunakan wewenang,” paparnya.

Di penghujung arahannya, Bobby menyampaikan Dirgahayu ke-432 Kota Medan untuk seluruh masyarakat. “Mudah-mudahan ke depannya kita semua benar-benar mempedomani dan menjalankan tugas yang selama ini diberikan kepada kita sehingga menjadikan Medan sebagai Kota Kolaborasi dan memberikan keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.

Usai upacara, Bobby Nasution didampingi Ketua TP PKK dan Wakil Wali Kota selanjutnya memotong tumpeng dan memberikannya kepada Wali Kota peserta Raker Komwil I APEKSI disaksikan Ketua DPRD Medan serta unsur Forkopimda Kota Medan. Setelah itu potongan tumpeng juga diserahkan kepada unsur Forkopimda dan perwakilan wartawan.KM-fah

No More Posts Available.

No more pages to load.