Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd Nasir. (Foto. KMC)
koranmonitor –Ā MEDAN | Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd Nasir memuji kinerja Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam mendorong kerja sama ekonomi kawasan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).
Pujian itu disampaikan Akmal usai menghadiri rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32 di Hotel JW Marriot Medan, Kamis (10/9/2026).
Menurutnya, Bobby menunjukkan komitmen kuat dan mampu memaparkan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Sumut kepada negara-negara anggota IMT-GT.
“Ini kali pertama saya bertemu dengan beliau. Saya melihat potensi yang besar dan komitmen yang kuat. Paparan yang disampaikan juga menunjukkan banyak peluang ekonomi yang dimiliki Sumatera Utara,” kata Akmal.
Akmal menilai kerja sama antara Indonesia, Malaysia dan Thailand masih memiliki ruang yang sangat besar untuk dikembangkan, terutama dalam memperluas pasar, meningkatkan konektivitas serta memperkuat perdagangan antarwilayah.
Menurutnya, posisi strategis Pulau Sumatera yang berdekatan dengan Malaysia dan Thailand menjadi keuntungan tersendiri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
Ia mencontohkan Malaysia telah membangun konektivitas logistik melalui Pelabuhan Pulau Pinang yang terhubung dengan jaringan kereta api menuju Perlis dan Thailand. Skema serupa dinilai dapat membuka peluang perdagangan yang lebih luas bagi kawasan IMT-GT.
“Kita melihat ada peluang ekonomi yang sangat baik untuk terus dikembangkan antara Malaysia, Thailand dan Indonesia,” ujarnya.
Akmal juga mengungkapkan hubungan Indonesia dan Malaysia, khususnya dengan Sumatera Utara, semakin erat. Saat ini terdapat sekitar 60 penerbangan setiap pekan yang menghubungkan Malaysia dengan Medan.
Menurutnya, tingginya konektivitas penerbangan tersebut menjadi indikator kuatnya hubungan ekonomi, bisnis dan mobilitas masyarakat antara kedua negara.
“Saya sangat berterima kasih atas sambutan yang diberikan. Hubungan kedua negara ini sangat baik dan akan terus berkembang,” katanya.
Selain sektor perdagangan, Akmal melihat peluang kerja sama besar di bidang pariwisata dan kesehatan. Malaysia saat ini tengah mengembangkan sektor wisata kesehatan (medical tourism) yang dinilai dapat dikolaborasikan dengan daerah-daerah di Sumatera.
Di sektor perdagangan, ia juga menyoroti potensi penguatan pasar komoditas unggulan seperti kelapa sawit, beras dan berbagai produk pertanian lainnya.
Akmal berharap kepemimpinan daerah di kawasan IMT-GT, termasuk Sumut, dapat terus memperkuat kolaborasi lintas negara agar manfaat ekonomi kerja sama regional tersebut semakin dirasakan masyarakat. KM-fah/R

