Viral Pasien Covid-19 di Toba Diamankan, Risma Sitorus Sebut Suaminya Mau Tularkan Sakitnya Ke Warga

oleh -160 views
Viral Pasien Covid-19 di Toba Diamankan, Risma Sitorus Sebut Suaminya Mau Tularkan Sakitnya Ke Warga
Risma Sitorus

TOBA-koranmonitor | Risma Sitorus membenarkan suaminya bernama Selamat Sianipar terpapar Covid-19, dan hendak menularkannya kepada warga di daerah Siguti, Desa Pardomuan, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.

“Suamiki mencoba menularkan Virus Covid-19 kepada keluarga dan warga. Makanya suamiku itu terpaksa diamankan,” kata Risma saat memberikan klarifikasi terkait video viral di media sosial bahwa suaminya dianiaya warga, Sabtu (24/7/2021 malam.

Menurutnya, pada Rabu 21 Juli 2021 ksuaminya Selamat Sianipar kabur dari tempat isolasi mandiri dan kembali ke rumah, dalam kondisi mengalami depresi karena dinyatakan positif terpapar pandemi Covid-19.

“Pada Kamis 22 Juli 2021 sekira Pukul 17.00 WIB suami ku keluar dari rumah sembari meludahi tangannya mencoba menyentuh warga, yang berada didekat dengan berteriak dirinya tidak terpapar Covid-19,” tuturnya.

Perbuatan Selamat membuat warga desa marah, sehingga dengan menggunakan kayu serta bambu mencoba mengamankannya karena takut tertular Covid-19.

“Aksi warga untuk mengamankan Selamat Sianipar gagal, dan suami ku itu berhasil kabur ke hutan,” sambung Risma Sitorus.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan pada Jumat 23 Juli 2021 Pukul 10.00 WIB, Selamat Sianipar kembali ditemukan warga setempat di depan Gereja HKBP. Dan warga pun mengamankannya dengan cara menggunakan bambu untuk menjaga jarak, karena yang bersangkutan selalu meludahi dan ingin memeluk warga.

“Kemudian Pukul 11.00 WIB Selamat Sianipar berhasil diamankan lalu diantarkan ke Rumah Sakit Umum Daerah Porsea. Namun pada malam harinya ia kembali kabur dari rumah sakit,” ungkapnya.

Tepat pada Sabtu 24 Juli 2021 sekira Pukul 11.30 WIB, Risma menuturkan Selamat Sianipar akhirnya ditemukan di depan Perumahan Del Sitorus di Desa Siantar Narumonda VI, Kecamatan Siantar Narumonda, dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Porsea.

Hal senada juga disampaikan, Erik Sianipar keluarga dari Selamat Sianipar mengaku, tidak ada maksud untuk melakukan penganiayaan tetapi ingin mengamankan saudaranya tersebut. Sebab, kondisi Selamat Sianipar positif Covid-19.

“Dengan menggunakan kayu dan bambu sebagai upaya menjaga jarak agat tidak tertular Covid-19 cara saya bersama warga untuk mengamankan Selamat Sianipar,KM-tim